JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Makna Istighfar

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Setiap anak Adam pernah berbuat salah dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertobat dari kesalahannya. (HR. At Tirmidzi no. 2499, Hasan)

Di akhirat, Allah Ta’ala menjanjikan manusia yang senantiasa beristighfar dengan surga.

BACA JUGA:  10 Keutamaan Istighfar

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَسَا رِعُوْۤا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَا لْاَ رْضُ ۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَ

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

وَا لَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَا حِشَةً اَوْ ظَلَمُوْۤا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَا سْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْ ۗ وَمَنْ يَّغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اللّٰهُ ۗ وَلَمْ يُصِرُّوْا عَلٰى مَا فَعَلُوْا وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,”

“(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya,

dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui. (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 133-135)

Makna Istighfar

Dalam Mu’jam Al Ma’ani, istighfar diartikan:

طلب المغفرة والعفو من الله‏

Meminta ampunan dan maaf dari Allah

 

Memohon ampun kepada Allah Ta’ala, dapat dilakukan dengan perkataan yaitu astaghfirullah (aku memohon ampun kepada Allah) dan dengan perbuatan yaitu bertobat.

BACA JUGA:  Mengapa Istighfar Setelah Shalat?

Hal ini langsung dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sebagai berikut:

والله إني لأستغفر الله وأتوب إليه في اليوم أكثر من سبعين مرة

Demi Allah, aku benar-benar beristighfar kepada Allah dan bertobat kepada-Nya dalam sehari lebih dari 70 kali. (HR. Bukhari) []

Oleh: Ustaz Farid Nu’man Hasan | Chanel Muslim

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Talbis Iblis terhadap Ahli Ibadah

Kajian

2 Dosa Jahriyah

Kajian

Hukum Tato dalam Islam: Dosa Besar yang Mengubah Ciptaan Allah

Kajian

Ghibah dalam Hati: Apakah Termasuk Dosa?

Leave a Reply