Dari Yahya bin Abi Katsir rahimahulllah berkata:
“Tidaklah baik ucapan seseorang melainkan engkau akan mengetahuinya dalam amalannya yang lain, dan tidaklah rusaknya ucapan dia melainkan engkau mengetahui itu pada amalan lainnya.” (Hilyah Al-Awliya, karya Abu Nu’aim (3/68).
BACA JUGA: Saudaraku, Keselamatan Manusia Terletak pada Lisannya
Berkata As-Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr hafizhahullah: “Karena lisan adalah telegram hati, penerjemahnya, dan mediator antara dirinya dengan anggota tubuh sehingga apabila ia lurus maka lurus pula anggota tubuhnya, jika ia bengkok maka bengkok pula anggota tubuh.”
Disebutkan dari Abu Sa’id Al-Khudri dari Nabi ﷺ bersabda:
«إِذَا أَصْبَحَ ابْنُ آدَمَ فَإِنَّ الأَعْضَاءَ كُلَّهَا تُكَفِّرُ اللِّسَانَ فَتَقُولُ: اتَّقِ اللَّهَ فِينَا فَإِنَّمَا نَحْنُ بِكَ، فَإِنْ اسْتَقَمْتَ اسْتَقَمْنَا وَأَنْ اعْوَجَجْتَ اعْوَجَجْنَا» رواه الترمذي.
“Apabila anak Adam berada pada waktu pagi, maka seluruh anggota tubuhnya mengatakan kepada lisannya; ‘Bertakwalah kamu kepada Allah, sebab kami tergantung kepadamu, apabila kamu lurus maka kamipun akan lurus dan apabila kamu melenceng, kamipun akan melenceng.” (HR. Tirmidzi) []
BACA JUGA: Memenjarakan Lisan
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


