Kenapa kebaikan begitu berat dikerjakan, dan kenapa kejelekan begitu mudah dilakukan?
Ibnu Hajar rohimahullah menukilkan jawaban dari ulama salaf,
“Karena saat melakukan kebaikan, pahit segera terasa dalam jiwa, sementara buah manisnya belum hadir di depan mata, jadilah terasa berat mengamalkannya.. maka jangan sekali-kali perasaan berat itu menyebabkanmu meninggalkan kebaikan tersebut.
BACA JUGA: 3 Ayat Quran tentang Berbuat Kebaikan
“Berbeda ketika melampiaskan kejelekan, manisnya segera terasa, sementara akibat buruknya belum terlihat nyata, sehingga jiwa pun begitu mudah melakukannya.. maka janganlah perasaan mudah itu menggelincirkanmu untuk terjatuh dalam kejelekan.” [Fathul Bari]
Dalam Kebaikan
Dalam Alquran, kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk selalu melakukan amal kebaikan. Amal kebaikan ini bermacam-macam jika dilihat dari segi nama dan fungsinya. Alquran memiliki beberapa nama yang merujuk kepada kebaikan ini, di antaranya ialah al-hasanat, al-ma’ruf, al-khairat dan al-birr.
Beberapa nama ini sebenarnya lahir dari konsep paling inti, yakni konsep yang terangkum dalam kata as-salihat. As-salihat sendiri berasal dari kata salaha-yasluhu-maslahah-solih. As-salihat berarti ‘yang sesuai’, ‘yang baik’ dan ‘yang bermaslahat’.
Beramal salih berarti melakukan amalan ‘yang sesuai’ dengan posisi dan fungsi seseorang sebagai hamba Allah, ‘yang baik’ sesuai dengan ketentuan agama serta pertimbangan ruang dan waktu, dan ‘yang maslahat’ bagi diri dan lingkungan sekitar.
BACA JUGA: 16 Kunci Menjadi Pembuka Kebaikan dan Menutup Pintu Keburukan
Selain itu, As-salihat dalam Alquran dinarasikan dalam bentuk jamak. Penggunaan salih dalam bentuk jamak ini mengandaikan bahwa suatu amalan dianggap salih jika dilakukan berulang dan tidak sekali jadi.
Kesalihan yang dilakukan hanya sekali tidak dapat dikategorikan sebagai amal salih. Kesalihan hanya bisa disebut saleh jika dilakukan berulang-ulang dan terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan.
Karena itu, amal disebut saleh jika ia salih/sesuai dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut; pertama, amal dianggap salih jika sesuai dengan ketentuan agama. Alquran selalu menyerukan untuk berbuat kebaikan atau al-khairat. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


