Utsman bin Affan adalah khalifah ketiga dari Khulafaur Rasyidin. Utsman lahir dari keluarga yang kaya dan berpengaruh. Usianya lima tahun lebih muda dari Rasulullah SAW. Ia menerima pendidikan yang baik di keluarganya, ia bahkan telah belajar membaca dan menulis sejak usia dini. Ia pun telah menjadi seorang pedagang yang kaya di masa mudanya.
Utsman dikenal memiliki kepribadian yang baik sebagai pribadi yang jujur dan berintegritas, bahkan sebelum dirinya memeluk Islam. Rasulullah SAW sendiri pernah menyatakan hal ini melalui sabdanya, “Orang yang paling penuh kasih sayang dari umatku adalah Abu Bakar, orang yang paling gagah berani membela agama Allah adalah Umar, dan orang yang paling jujur kerendah-hatiannya adalah Utsman.”
Kepribadian Utsman yang jujur, dermawan dan sangat baik hati sungguh merupakan gambaran dari akhlak terpuji menurut Islam. Tidak heran jika kemudian Rasulullah mengizinkan kedua putrinya menjadi istri Utsman, yakni Ruqayyah dan Ummu Kultsum. Setelah Ruqayyah meninggal usai Perang Badar, Rasulullah lalu menikahkan Utsman dengan Ummu Kultsum. Karena itulah, Utsman sering dikenal dengan sebutan Dzun Nurain yang berarti ‘Sang Pemilik Dua Cahaya’.
Ada beberapa naiehat bijak yang pernah disampaikan oleh sahabat Utsman bin Affan. Pribadinya yang luhur tercermin dalam perkataan-perkataannya yang banyak memuat hikmah dan nasihat. Berikut ini beberapa kata mutiara islam Utsman Bin Affan yang banyak menyimpan pesan-pesan nasehat dan motivasi.
Dunia atau akhirat?
Risau terhadap dunia adalah kegelapan bagi hati, sedangkan risau terhadap akhirat adalah cahaya bagi hati. – Utsman bin Affan
Pendosa paling buruk
Di antara para pendosa, yang paling buruk adalah dia yang meluangkan waktunya untuk membahas kesalahan orang lain. – Utsman bin Affan
Keimanan tertinggi
Derajat keimanan yang paling tinggi adalah bahwa kamu selalu merasa berada di hadapan Allah. – Utsman bin Affan
Orang yang mengenal Allah
Di antara tanda-tanda orang yang bijaksana ialah: hatinya selalu berniat suci, lidahnya selalu basah dengan dzikrullah, kedua matanya menangis karena penyesalan (terhadap dosa), segala perkara dihadapinya dengan sabar dan tabah, mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. – Utsman bin Affan
Empat hal yang sia-sia
Ada empat hal yang tidak berguna, yaitu: 1) Ilmu tanpa amal, 2) Kekayaan tanpa diiringi dengan berinfak di jalan Allah, 3) Kesalehan hanya untuk dipamerkan, yaitu didorong oleh motivasi duniawi, 4) dan umur panjang yang dihabiskan tanpa berbuat amal kebajikan. – Utsman bin Affan
Tak pernah bosan
Andai hati kalian bersih, maka kalian tidak akan pernah merasa kenyang (bosan) dari membaca al-Qur’an. – Utsman bin Affan
Akibat perpecahan
Ketika kaum Muslimin terpecah belah, keimanan mereka akan goyah dan akan kehilangan kekuatan persatuan di antara mereka. – Utsman bin Affan
Mengambil pelajaran
Ambillah hikmah dan pelajaran dari kisah orang-orang terdahulu. – Utsman bin Affan
Allah akan tampakkan
Tak seorang pun yang menyembunyikan suatu rahasia di dalam hatinya kecuali Allah akan menampakkan pada raut wajahnya atau melalui perkataan yang terlontar dari lidahnya. – Utsman bin Affan
Tiga hal
Tiga hal yang aku sukai di dunia ini, yaitu; memberi makan kepada orang yang lapar, memberi pakaian kepada orang yang bertelanjang, dan membaca Al-Qur’an. – Utsman bin Affan
Iri hati
Cukuplah bagimu bahwa orang yang iri terhadapmu merasa tertekan pada saat senangmu. – Utsman bin Affan
Dicintai Allah dan malaikat
Allah mencintai orang yang mau meninggalkan dunia, Malaikat mencintai orang yang mau meninggalkan dosanya, dan umat islam mencintai orang yang tidak tamak. – Utsman bin Affan
Bahayanya lidah
Tergelincirnya lidah itu lebih berhaya daripada tergelincirnya kaki. – Utsman bin Affan
Alam kubur
Alam kubur merupakan pintu masuk akhirat sekaligus pintu keluar dunia. Nikmat dan siksa di sana tidak lebih dahsyat dibanding di akhirat. – Utsman bin Affan
Keutamaan ilmu
Pengetahuan lebih baik daripada kekayaan. Pengetahuan akan melindungimu, sedangkan kekayaan harus kamu lindungi. – Utsman bin Affan
Binasanya ilmu
Segala sesuatu itu akan binasa. Dan binasanya ilmu adalah lupa pada ilmu itu. – Utsman bin Affan
Lidah
Ketika lidah seseorang menjadi tenang dan ramah, maka hatinya menjadi saleh dan bersih. – Utsman bin Affan
Pemimpin yang aktif
Kalian lebih butuh pada pemimpin yang aktif ketimbang pemimpin yang sering mengumbar kata-kata. – Utsman bin Affan
Menemukan kenikmatan
Aku menemukan kenikmatan beribadah dalam empat hal: 1) ketika mampu menunaikan kewajiban-kewajiban dari Allah; 2) ketika mampu menjauhi hal-hal yang diharamkan oleh Allah; 3) ketika mampu melakukan amar ma’ruf dan mencari pahala dari Allah; 4) ketika mampu melakukan nahi munkar dan menjaga diri dari murka Allah. – Utsman bin Affan
Keberhasilan
Aku tidak menganggapmu berhasil dalam suatu pencapaian sampai Alllah mengujimu dengan cobaan terakhirnya. – Utsman bin Affan
Yang mampu
Tidak ada yang mampu mengurusi permasalahan umat islam kecuali orang yang memiliki integritas hikmah, matang, dan berpengalaman. – Utsman bin Affan []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


