JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Sirah

Penggembala Kambing Berkulit Hitam

Suatu saat Rasulullah ﷺ mengepung benteng Khaibar. Tiba-tiba datang seorang gembala kambing bernama Yasar. Ia merupakan salah seorang budak dari Yahudi.

Ia berkata, “Wahai Rasulullah, terangkanlah padaku tentang Islam.”

Rasulullah ﷺ menerangkannya dan ia pun masuk Islam. Rasulullah tidak pernah merendahkan siapapun dalam berdakwah. Tatkala orang tersebut masuk Islam, orang itu berkata, “Wahai Rasulullah, aku adalah orang yang berkulit hitam, buruk rupa, dan orang yang tidak mampu. Ketika aku berperang melawan mereka, apakah aku akan masuk surga?”

BACA JUGA: Kami Berjanji kepadamu

Rasulullah menjawab, “Ya.”

Ia berkata, “Aku adalah buruh dari pemilik kambing ini, dan kambing ini adalah amanah bagiku lantas apa yang harus aku lakukan dengan kambing-kambing ini?”

Rasulullah ﷺ berkata, “Lemparkan ke mukanya niscaya ia kembali kepada pemiliknya.”

Penggembala tersebut bangkit dan mengambil kerikil sebanyak dua genggam tangannya kemudian ia lemparkan ke wajah kambing-kambing tersebut. Ia berkata, “Kembalilah kalian kepada pemilik kalian aku tidak akan bersama kalian lagi.”

Semua kambing itu berkumpul dan berjalan masuk ke dalam benteng seakan-akan ada yang mengarahkan. Lalu orang tersebut maju ke arah benteng untuk berperang bersama kaum muslimin. Ia terkena lemparan batu hingga membuatnya terbunuh dan ia belum melaksanakan satu shalat pun.

BACA JUGA:  Kebun Kurma yang Sangat Dicintai oleh Abu Thalhah

Akhirnya ia dibawa kepada Rasulullah dan diletakkan di belakang. Kemudian ia ditutupi mantel yang ia pakai. Rasulullah ﷺ menoleh kepadanya. Di sekitarnya terdapat beberapa sahabat. Lalu Rasulullah ﷺ berpaling darinya.

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, mengapa engkau berpaling darinya?”

Beliau ﷺ menjawab, “Ia sedang bersama dua istri yang berasal dari bidadari surga.” Kemudian beliau ﷺ mendoakannya, “Allah telah memberi dah wajahmu, menjadikanmu harum, dan memperbanyak hartamu.” []

Sumber: Nabi Muhammad di Hati sahabat, Karya Walid Al Azhami, Penerbit Qalam, Cetakan 2016

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Sirah

Rasulullah Memuliakan Tukang Sapu

Sirah

Pertolongan Allah

Sirah

Rasa Tanggung Jawab dan Iman kepada Akhirat dari Para Sahabat Nabi

Sirah

Penyesalan Sang Kakek

Leave a Reply