Selain kisah Qarun yang terdapat dalam Al-Qur’an, terdapat kisah lainnya. Seseorang bernama Syalabah meraih limpahan rahmat Allah Ta’ala berupa kelapangan harta benda, kebun-kebun yang luas, binatang peliharaan yang begitu banyak dan para abdi yang siap melayani segala keperluannya. Namun, kekayaan tersebut telah membutakan hati nuraninya.
Syalabah telah menjadi manusia kikir, sering menghardik fakir miskin dan anak yatim, enggan membantu saudara-saudaranya serta merasa harta yang dimiliki adalah hasil kerja kerasnya sendiri dan kehadiran orang-orang miskin yang meminta sedekah adalah sesuatu yang merepotkannya.
BACA JUGA: Harta, Hanya Titipan dari Allah
Tatkala Abu Bakar r.a. menasehati Syalabah atas titah Rasulullah ﷺ, dia tidak segan memerintah Abu Bakar untuk diam dan meninggalkan dirinya yang akan kembali sibuk bekerja menambah pundi-pundi kekayaan.
Tak jauh berbeda dengan akhir kehidupan Qarun yang tragis, Syalabah pun menemui ajalnya dalam sakit berkepanjangan, meratapi harta bendanya yang hilang karena Allah Ta’ala menimpakan hukuman berupa kemusnahan kebun-kebun, matinya hewan-hewan ternak serta para pelayan yang meninggalkannya.
Lain kisah Qarun dan Syalabah, lain pula kisah seorang sahabat bernama Abdurrahman Bin Auf. Seorang sahabat yang memiliki kekayaan melimpah dan dihiasi hati yang tulus suci serta dermawan.
BACA JUGA: Rasulullah dan Abdurrahman bin Auf
Abdurrahman Bin Auf menjadi penyandang dana dalam perjuangan Islam, menjadi penyantun kaum muslimlim dan menjadi seseorang yang diberi tugas memastikan tercukupinya kebutuhan para istri Nabi.
Sama seperti Syalabah, menjelang akhir hayatnya Abdurrahman Bin Auf meratapi harta bendanya, namun bukan ratapan ketakutan hilangnya harta benda, melainkan jerit tangis penuh kegelisahan jikalau kelak di hadapan Allah Ta’ala dia akan ditinggalkan oleh sahabat lainnya karena hisab yang lebih lama berkenaan dengan hartanya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


