Jika sebagai seorang Muslim, tentunya bukan hanya rizki di dunia yang kita harapkan. Ridha dan pahala sedekah dari Allah yang sangat kita nantikan. Karena kita tidak pernah tahu amalan apakah yang bisa mengantarkan kita pada surga-Nya Allah.
Pahala sedekah sendiri ternyata bisa hilang karena suatu hal. Diharamkan bagi seorang Muslim untuk menyebut-nyebut nama orang yang menerima sedekah darinya, hingga menyakiti perasaan orang tersebut atau dengan berbuat riya’ di hadapan orang banyak.
BACA JUGA: Sedekah atas Nama Orangtua
Hal ini sebagaimana yang difirmankan oleh Allah SWT, “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menghilangkan pahala sedekah kalian dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan orang yang menerimanya, seperti halnya orang yang menafkahkan hartanya karena perasaan riya’ kepada manusia.” (QS. Al-baqarah : 264)
BACA JUGA: Sedekah dengan Niat Mengharapkan Sesuatu (1)
Selain firman Allah yang di atas, Rasulullah ﷺ sendiri perihal sedekah ini, “Ada tiga golongan yang pada hari kiamat kelak Allah tidak mengajak mereka bicara, tidak melihat mereka, tidak mensucikan mereka dan bagi mereka adzab yang pedih. Abu Dzar berkata: Sungguh merugi mereka itu. Lalu ia bertanya: siapakah mereka itu wahai Rasulullah? Beliau menjawab: Yaitu orang yang memanjangkan pakaiannya karena sombong, orang yang menyebut-nyebut sedekah yang telah diberikan, dan orang yang menginfakkan hartanya dengan sumpah palsu.” (HR. Ahmad). []
Sumber: Fiqih Wanita Edisi Lengkap/Syaikh Kamil Muhammad Uwaidah/Pustaka Al-Kautsar
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


