JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Sebab Lemahnya Iman

Lemah iman mempunyai beberapa sebab yang cukup banyak jumlah dan jenisnya, di antaranya ada yang terpadu dengan beberapa ciri, seperti perbuatan durhaka dan tenggelam dalam kehidupan duniawi.

Berikut ini beberapa sebab lemahnya iman manusia:

1. Menjauhi lingkungan yang telah tercipta iklim keimanan hingga jangka waktu yang lama.

Tentu saja hal ini bisa menyebabkan lemah iman di dalam diri. Allah telah berfirman,

“Belumlah datang bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudia berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Al-Hadid : 16)

2. Menjauhi keteladanan dan pelajaran yang baik.

Seorang yang berguru kepada orang shalih, maka bisa memadukan ilmu yang bermanfaat, amal yang shalih dan iman yang kuat. Dia bisa berkolusi dan menyerap ilmu, akhlak dan keutamaan-keutamaan gurunya.

Andaikata dia menjauhinya hingga sekian lama, dia pun akan merasakan kekerasan di dalam hatinya.

3. Tidak mau mencari ilmu syariat.

Baik mencari lewat menggali buku-buku ilmu pengetahuan agama yang memuat keimanan, yang bisa menghidupkan hati ataupun langsung duduk dalam majelis ilmu.

4. Keberadaan seorang muslim ditengah lingkungan yang telah diwarnai oleh kemaksiatan.

Lingkungan tersebut hanya membahas soal dunia. lingkungan ini akan membuat hati menjadi keras.

5. Tenggelam dalam kesibukan duniawi, sehingga hati manusia menjadi hamba keduniaan tersebut.

Dalam hal ini Rasulullah pernah berkata,

“Cukuplah bagi salah seorang di antara kamu selagi dia di dunia hanya seperti bekal orang yang mengadakan perjalanan.” (HR. Ath-Thbrani)

6. Sibuk mengurusi harta benda, istri dan anak-anak.

Allah telah berfirman, “Dan, ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan.” (QS. AL-Anfal)

7. Berangan-angan yang muluk-muluk.

Tentang ini Allah telah berfirman, “Biarkanlah mereka di dunia ini makan, bersenang dan dilalalaikan oleh angan-angan kosong, maka kelak mereka akan mengetahui akibat (perbuatannya).” (Al-Hijr:3)

8. Berlebih-lebihan dalam hal makan, berpakaian dan terjaga di waktu malam, berbicara dan bergaul.

Hal-hal tersebut sudah pasti membuat hati tidak terjaga. []

Sumber: Obat Lemahnya Iman/Muhammad Sholih Al-Munajjid/Darul Falah

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Apakah Kebaikan Anak-anak Juga Dihisab?

Kajian

Hukum Menjual Peralatan Kecantikan

Kajian

4 Makna Kata Fitnah dalam Al-Quran

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (2-Habis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *