JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tahukah Anda

Senyum pada Saudaramu, Ibadah Paling Mudah

Tersenyumlah pada saudaramu. Itulah ibadah yang paling mudah.

Tersenyum adalah ciri khas penduduk surga, penduduk surga disebutkan oleh Allah SWT memiliki muka yang ceria. Senyuman yang tulus menjadi tanda mulianya akhlak seseorang. Apalagi, akhlak mulia merupakan amal kebaikan yang memberatkan timbangan di sisi Allah SWT kelak.

Senyum memiliki pengaruh yang besar, menjadikan hati yang gundah terasa senang, juga mata yang melihatnya menjadi tenang. Dan senyum inilah perbuatan yang bernilai sedekah, tanpa perlu bersusah payah.

BACA JUGA: Bahagia, Senyum dan Suksesmu Hari ini, Mungkin karena …

Dalam sebuah hadis Rasulullah ﷺ bersabda, “Senyummu dihadapan saudaramu adalah sedekah bagimu.” (HR. Tirmidzi no. 1956)

Dalam hadis lain Rasulullah ﷺ bersabda, “Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri.” (HR. Muslim no. 2626)

BACA JUGA: Ibadahnya Penguasa, Ibadah yang Meruntuhkan Segala yang Indah

Dengan sering tersenyum, bisa jadi kita sedang menjalankan sunnah Rasul. Karena Rasulullah ﷺ suka sekali tersenyum. Sebagaimana Jarir bin Abdillah menceritakan, “Rasulullah tidak pernah melihatku sejak masuk islam, kecuali beliau tersenyum.” (HR. Bukhari no. 250)

Senyuman menjadi ladang pahala, dan menghadirkan banyak kebaikan dalam hidup. Menjadi penawar duka, penyejuk hati, dan pengikat tali persaudaraan. [ ]

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tahukah Anda

5 Obat Hati Menurut Para Ulama

Tahukah Anda

Berapa Jarak Waktu antara Nabi Isa pada Rasulullah?

Tahukah Anda

10 Hal yang Harus Anda Ketahui tentang Ka'bah, Bangunan Paling Mulia di Muka Bumi

Tahukah Anda

Posisi Tidur yang Dibenci Allah SWT

Leave a Reply