JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Sirah

Sikap Aisyah dalam Mengalah Melebihi Hayalan

Setelah Abu Bakar wafat, Umar bin Khattab tampil memegang kendali kekuasaan lalu menjadi Amirul Mukminin. Pada masanya, kaum muslimin hidup di bawah naungan keadilan dan kasih sayang.

Mereka meraih kemenangan demi kemenangan. Hari-hari berlalu hingga pada akhirnya Umar terbunuh sebagai syahid, tepat seperti yang disampaikan Ash-Shadiqul Amin.

Pada detik-detik terakhir kehidupan Al-Faruq, ia berkata kepada anaknya, “Abdullah bin Umar! Pergilah untuk menemui Aisyah Ummul Mukminin, katakan padanya, ‘Umar mengucapkan salam padamu! Jangan kau sebut Amirul Mukminin, karena hari ini aku bukan lagi pemimpin bagi kaum mukminin, dan katakan kepadanya, ‘Umar bin Al-Khattab meminta izin untuk dikubur bersama kedua sahabatnya.”

Abdullah bin Umar bergegas, lalu mengucapkan salam dan meminta izin. Saat masuk, rupanya Aisyah tengah duduk menangis. Abdullah bin Umar berkata, “Umar bin Al-Khattab mengucapkan salam kepadamu dan meminta izin untuk dimakamkan bersama kedua sahabatnya.”

“Sebenarnya aku menginginkan itu untuk diriku. Namun pada hari ini, aku akan mendahulukan Umar daripada diriku sendiri,” tutur Aisyah

Sungguh sikap mengalah di luar batas hayalan. Ia lebih mementingkan orang lain untuk mendapatkan hal paling berharga yang ia dambakan. Semoga Allah meridhai. []

Sumber: Sirah Nabawiyah Perjalanan Hidup Rasul yang Agung/ Penulis: Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri/ Penerbit: Darul Haq/ November,2016

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Sirah

Rasulullah Memuliakan Tukang Sapu

Sirah

Pertolongan Allah

Sirah

Rasa Tanggung Jawab dan Iman kepada Akhirat dari Para Sahabat Nabi

Sirah

Penyesalan Sang Kakek

Leave a Reply