Di antara kenikmatan agung yang Allah janjikan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman adalah sungai-sungai Surga. Al-Qur’an banyak menggambarkan tentang aliran sungai yang jernih, penuh keberkahan, dan mengalir di bawah istana-istana Surga. Airnya bukan seperti air dunia yang kotor dan tercemar, tetapi bening, segar, dan tidak pernah berubah rasa maupun aroma. Allah ﷻ menyebutkan ada sungai dari air yang tidak berubah, sungai dari susu yang rasanya tidak berubah, sungai dari khamr yang lezat diminum, serta sungai dari madu yang murni (QS. Muhammad: 15). Gambaran ini memberikan motivasi bagi setiap muslim untuk meraih Surga dengan amal saleh dan kesabaran dalam ketaatan.
Sungai-sungai tersebut bukan sekadar simbol keindahan, melainkan hakikat yang nyata sebagaimana dijelaskan oleh para ulama. Ibn Katsir rahimahullah menegaskan bahwa kenikmatan-kenikmatan Surga, termasuk sungai-sungainya, adalah hakikat, bukan kiasan. Hal ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, menyiapkan tempat yang penuh kedamaian dan keindahan bagi mereka yang menjaga iman dan amal. Maka, merenungi sungai-sungai Surga hendaknya menumbuhkan kerinduan, menguatkan kesabaran, dan menuntun langkah kita agar tidak tertipu oleh gemerlap fana dunia.
BACA JUGA: Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab
1. Saihan, Jaihan, Furat dan Nil
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasu-lullah bersabda:
سَبْحَانُ وَجَيْحَانُ وَالْفُرَاتُ وَالنِّيلُ كُلٌّ مِنْ أَنْهَارِ الْجَنَّةِ
“Saihan, Jaihan, Furat dan Nil, semuanya berasal dari sungai-sungai surga.”
Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata: Rasu-lullah bersabda:
رُفِعَتْ إِلَيَّ سِدْرَةُ الْمُنْتَهَى فَإِذَا نَبْقُهَا مِثْلُ قِلَالٍ هَجَرَ وَإِذَا وَرَقُهَا مِثْلُ آذَانِ الْفِيَلَةِ قَالَ هَذِهِ سِدْرَةُ الْمُنْتَهَى وَإِذَا أَرْبَعَةُ أَنْهَارِ تَهْرَانِ بَاطِنَانِ وَنَهْرَانِ ظَاهِرَانِ فَقُلْتُ مَا هَذَانِ يَا جِبْرِيلُ قَالَ أَمَّا الْبَاطِنَانِ فَتَهْرَانِ فِي الْجَنَّةِ وَأَمَّا الظَّاهِرَانِ فَالنِّيلُ وَالْفُرَاتُ
“Sidratul Muntaha di angkat di hadapanku, buah bidaranya seperti gelas guci, dedaunannya seperti telinga gajah, dari kedua akarnya mengalir dua sungai lahir dan sungai batin. Aku bertanya: Wahai Jibril, apa itu? Jibril menjawab: Dua sungai batin berada di surga, sementara dua sungai lahir adalah Nil dan Furat.”
2. Kautsar
Allah berfirman:
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang mem-benci kamu dialah yang terputus.” (QS. Al-Kautsar: 1-3)
Diriwayatkan dari Anas dari nabi, beliau bersabda:
بَيْنَا أَنَا أَسِيرُ فِي الْجَنَّةِ إِذَا أَنَا بِنَهَرٍ حَافَتَاهُ قِبَابُ الدُّرِّ الْمُجَوَّفِ قُلْتُ مَا هَذَا يَا جِبْرِيلُ ؟ قَالَ : هَذَا الْكَوْثَرُ الَّذِي أَعْطَاكَ رَبُّكَ فَضَرَبَ الْمَلِكُ بِيَدِهِ فَإِذَا طِينُهُ مِسْكٌ أَذْفَرُ
“Saat kau berjalan di surga, aku melintasi sebuah sungai, pada kedua tepinya terdapat kubah mutiara cekung. Aku bertanya: Ini apa, Jibril? Jibril menjawab: Ini adalah Al-Kautsar yang diberikan Rabb untukmu. Jibril memukulkan tangannya, ternyata tanahnya adalah minyak kasturi yang harum sekali.”
BACA JUGA: Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab
Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata:
بَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمِ بَيْنَ أَظْهُرِنَا إِذْ أَغْفَى إِغْفَاءَةً، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ مُتَبَسِّا فَقُلْنَا : مَا أَضْحَكَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : أُنْزِلَتْ عَلَيَّ آئِفًا سُورَةٌ، فَقَرَأَ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ، ثُمَّ قَالَ : أَتَدْرُونَ مَا الْكَوْثَرُ ؟ فَقُلْنَا : اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: فَإِنَّهُ نَهْرٌ وَعَدَنِيهِ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهِ خَيْرٌ كَثِيرٌ هُوَ حَوْضٌ تَرِدُ عَلَيْهِ أُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ آنِيَتُهُ عَدَدُ النُّجُومِ فَيُخْتَلَجُ الْعَبْدُ مِنْهُمْ فَأَقُولُ رَبِّ إِنَّهُ مِنْ أُمَّتِي فَيَقُولُ مَا تَدْرِي مَا أَحْدَثَتْ بَعْدَكَ
“Suatu ketika saat Rasulullah berada di tengah-tengah kami, tiba-tiba beliau tidak sadarkan diri, setelah itu beliau mengangkat kepala dengan tersenyum. Kami bertanya: Apa yang membuatmu tertawa, wahai Rasulullah? Beliau menjawab: Baru saja satu surat diturunkan kepadaku. Beliau membaca: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepada-mu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.” (QS. Al-Kautsar: 1-3) setelah itu beliau bertanya: Tahukah kalian apa itu Kautsar? Kami menjawab: Allah dan rasul-Nya lebih tahu. Beliau bersabda: Ia adalah sungai yang dijanjikan Allah kepadaku, di sana terdapat banyak sekali kebaikan, ia adalah telaga yang didatangi umatku pada hari kiamat, gelas-gelas-nya sejumlah bintang, kemudian seorang hamba di antara mereka dihalau lalu aku berkata: la umatku. Lalu dikatakan: Kau tidak tahu, apa yang mereka buat-buat sepeninggalmu.”
Imam Ibnu Hajar menjelaskan dalam Fathul Bari, telaga nabi bukan Al-Kautsar karena Al-Kautsar ada di surga sementara telaga nabi ada di luar surga, hanya saja air telaga nabi berasal dari Al-Kautsar. Ciri-ciri Al-Kautsar sama seperti telaga nabi dari sisi air dan gelasnya. Wallahu a’lam.
3. Bariq
Rasulullah bersabda:
الشُّهَدَاءُ عَلَى بَارِقِ نَهْرِ بِبَابِ الْجَنَّةِ فِي قُبَّةِ خَضْرَاءَ يَخْرُجُ عَلَيْهِمْ رِزْقُهُمْ مِنَ الْجَنَّةِ بُكْرَةً وَعَشِيًّا
“Syuhada berada di Bariq, sebuah sungai di pintu surga, di dalam kubah hijau, rizki mereka muncul dari surga pada pagi dan petang. []
Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Prahara Padang Mahsyar – Ulasan Mendalam tentang Peristiwa Pengumpulan Manusia di Padang Mahsyar, Huru-Hara Kiamat, Hisab, Mizan, Telaga, Shirath, Syafaat, & Fatwa-Fatwa tentang Akhirat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi /Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


