Al-Qurthubiy rahimahullah berkata :
إن الإنسان إذا عمّر في الدنيا و هرم لفي نقص و ضعف و تراجع، إلا المؤمنين، فإنهم تكتب لهم أجورهم التي كانوا يعملونها في حال شبابهم
“Sesungguhnya manusia itu apabila diberi umur panjang, dan menjadi tua renta, sungguh (pada hakikatnya) ia dalam keadaan berkurang, kelemahan, dan dalam kemunduran,
kecuali orang-orang yang beriman, dicatat untuk mereka pahala mereka, dari amalan yang mereka lakukan dahulu di masa muda.”
(Al-Jami’ li-ahkamil-Qur’an: 20/180).
BACA JUGA: Imam Ahmad bin Hanbali, Al-Quran dan Muridnya yang Masih Muda
Waktu berjalan dan berlalu terus tidak akan pernah menunggu kita,
orang yang paling bahagia adalah yang mengisi waktunya dengan mentauhidkan Allah,
dengan ibadah dan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat,
BACA JUGA: Sedekah kepada Orang Tua
jangan tertipu dengan angan-angan, dan ungkapan “bersenang-senang dengan maksiat mumpung masih muda, tua tinggal bertaubat”
justru yang harus kita ingat adalah isilah waktu kita dengan hal-hal yang mendatangkan ridha Allah ta’ala, dan ketika tua renta tinggal memetik buah-buah pahala kebaikan. []
Akhukum : Abu Ya’la Kurnaedi
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


