JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Akhir Zaman

Tahun-tahun yang Penuh Tipuan

Kita hidup di zaman yang serba cepat, serba ramai, dan serba memikat. Banyak hal tampak indah di permukaan, tetapi menyimpan racun di dalamnya. Banyak yang terlihat benar, padahal sejatinya menyesatkan. Banyak yang dielu-elukan manusia, namun justru hina di sisi Allah.

Inilah yang disebut oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai “tahun-tahun yang penuh tipuan”. Masa ketika ukuran benar dan salah mulai kabur, ketika kebatilan dipoles sedemikian rupa agar tampak menawan, dan ketika manusia mulai tertipu oleh kemasan, bukan hakikat.

Mukmin yang Cerdas Tidak Mudah Tertipu

Seorang mukmin sejati bukanlah orang yang mudah hanyut oleh penampilan luar. Ia adalah pribadi yang cerdas, waspada, dan tajam pandangannya. Ia tidak silau oleh kilau dunia, tidak pula gampang terperdaya oleh ucapan manis dan kemasan yang menarik.

Orang beriman selalu melihat akibat, bukan hanya tampilan sesaat. Ia paham bahwa tidak semua yang bersinar itu emas, dan tidak semua yang ramai diikuti manusia itu benar.

BACA JUGA:  Janganlah Tertipu Kehidupan Dunia

Dunia: Tipuan Paling Tua

Salah satu tipuan terbesar yang menjerat manusia adalah dunia itu sendiri. Dunia ini mempesona saat datang, tetapi menyakitkan saat pergi. Ia memikat dengan keindahannya, lalu meninggalkan luka ketika hilang dari genggaman.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau. Dan sesungguhnya Allah menjadikan kalian sebagai pengelola di dalamnya, lalu Dia melihat bagaimana kalian beramal.” (HR. Muslim)

Karena itu, siapa pun yang dibukakan pintu dunia—harta, jabatan, popularitas, atau kenyamanan—hendaknya lebih waspada, bukan malah lalai. Sebab sering kali, manusia justru jatuh bukan ketika susah, tetapi ketika hidup terasa terlalu mudah.

Allah Ta’ala menggambarkan dunia seperti tanaman yang tumbuh subur karena air hujan. Saat manusia mengira semuanya telah mereka kuasai, tiba-tiba datang keputusan Allah, lalu semua itu musnah seakan tak pernah ada.

Begitulah dunia: sebentar indah, lalu lenyap.

BACA JUGA:  Jangan Fitnah Diri Sendiri

Tipuan Syubhat: Tampak Ilmiah, Padahal Menyesatkan

Tipuan lain yang sangat berbahaya adalah syubhat, yaitu pemikiran yang dibungkus seolah-olah ilmiah, cerdas, dan logis, padahal isinya merusak keyakinan.

Syubhat sering kali tidak datang dengan wajah menakutkan. Ia justru hadir dengan bahasa halus, argumentasi canggih, dan kemasan intelektual. Namun hakikatnya, ia bisa mengaburkan yang haq dan menghias yang batil.

Imam Ahmad رحمه الله pernah menjelaskan bahwa para penyebar syubhat berbicara tentang Allah dan agama-Nya tanpa ilmu, lalu mereka menipu orang-orang awam dengan ucapan-ucapan yang membingungkan.

Karena itu, tidak semua yang terdengar “cerdas” itu benar. Dan tidak semua yang viral itu layak diikuti. []

SUMBER: AR-ISLAMWAY.NET

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Akhir Zaman

Ibn Shayyad dan Dajal

Akhir Zaman

Mukmin di Akhir Zaman: Lebih Hina daripada Budak Wanita

Akhir Zaman

Tanda Akhir Zaman: Banyak Peperangan

Akhir Zaman

Akidah Ahlusunah tentang Dajal