JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Taubat

PERINTAH UNTUK TAUBAT NASUHA

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman (artinya): “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan TAUBAT NASUHA (taubat yang semurni-murninya).” (QS. at-Tahrim: 8)

Taubat nasuha artinya taubat yang murni bersih dari segala kotoran dan kerusakan.

Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata: “Yakni seorang hamba menyesali dosa yang telah diperbuat dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali.”

Al-Kalbi rahimahullah mendefinisikannya dengan, “Yakni seorang beristighfar dengan lisan, menyesali dengan hati dan menjaga anggota badan (dari mengulangi kemaksiatan yang dilakukan).”

BACA JUGA:  2 Waktu Taubat yang Terlambat

Ibnul Qayyim rahimahullah menerangkan bahwa taubat nasuha mencakup tiga hal:

1️⃣ PERTAMA:
Mencakup segala dosa yang pernah dilakukan.

2️⃣ KEDUA:
Keinginan keras nan tulus dalam bertaubat, sedikitpun tiada keraguan dan kebimbangan.

3️⃣ KETIGA:
Memurnikan taubat tersebut dari berbagai macam kotoran dan perusaknya.

✅ SYARAT TAUBAT

Ulama menjelaskan bahwa taubat yang diterima Allah subhanahu wa ta’ala memiliki tiga syarat:

1️⃣ PERTAMA:
Menyesali dosa yang telah dikerjakan.

2️⃣ KEDUA:
Meninggalkan dan menjauhinya.

3️⃣ KETIGA:
Berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

🔹*Jika dosa yang dilakukan berhubungan dengan hak manusia, maka ditambah syarat*

4️⃣ KEEMPAT:
Yakni diselesaikan dengan segera. Bila hutang maka segera dibayar, bila kezaliman maka dengan minta maaf, dst.

✅ TAUBAT YANG DITERIMA

Taubat akan diterima selama belum terjadi dua hal:

BACA JUGA: Shalat Taubat

1️⃣ PERTAMA:
Sebelum matahari terbit dari barat.

2️⃣ KEDUA:
Sebelum roh sampai ke kerongkongan.

Bila seorang bertaubat pada dua waktu tersebut maka taubatnya tidak akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Semoga Allah memberikan taufik dan kemudahan bagi kita untuk senantiasa bertaubat nasuha kepada-Nya. Aamiin. []

💠 ICC DAMMAM KSA

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

4 Makna Kata Fitnah dalam Al-Quran

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (2-Habis)

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (1)

Kajian

Hukum Menjual Daster (2-Habis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *