JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

2 Pintu Setan dalam Menggoda Manusia saat Shalat (1)

Imam Muslim meriwayatkan di dalam kitab shahihnya, Dari Abul ‘ila’, bahwa Utsman bin Abul Ash mendatangi Rasulullah ﷺ dan berkata, ‘Sesungguhnya setan telah berhasil menghalangi saya dari shalat dan bacaan saya, dia membuat saya ragu.’ Maka Rasulullah bersabda: “Itu adalah (gangguan) setan yang bernama Khanzab, apabila kamu merasakannya, mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguannya, dan meludahlah ke sebelah kirimu tiga kali.”

Utsman bin Abul ‘Ash melanjutkan, ‘Setelah itu saya pun melaksanakannya. maka Allah SWT menghilangkan gangguannya dari saya’.”

BACA JUGA: Menguap di dalam Shalat

Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan di dalam Ash-Shahihain sebuah riwayat Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila salah seorang di antara kamu melaksanakan shalat, setan akan menghampirinya, dia akan membuatnya ragu hingga dia tidak mengetahui sudah berapa rakaat dia shalat. Apabila salah seorang di antara kamu menemukan hal tersebut, hendaknya dia melakukan sujud dua kali ketika dia masih duduk tahiyat (sujud sahwi).” (HR Bukhari)

Ketahuilah, sesungguhnya setan menggoda orang shalat hanya dari dua pintu.

Pintu pertama: Hal-hal yang bisa ditangkap oleh panca indra yang nampak, seperti orang shalat yang mendengar suara keras sehingga dia lalai dan terlena dari shalatnya. Atau seperti orang shalat yang pandangannya tertuju kepada sesuatu yang menakjubkannnva, seperti hiasan atau dekorasi dan yang lainnya. Pintu masuk seperti ini dapat ditutup dengan memutuskan (menurunkan) pajangan atau dekorasi yang digantungkan pada ruang shalat.

Karena itulah, ketika Rasulullah ﷺ memakai baju berwarna hitam (meran) dan ada gambar bendera yang diberikan oleh Abu Jahm kepada beliau, lalu beliau shalat dengan baju tersebut. Maka setelah shalat beliau mencopotnya dan bersabda, “Kembalikan baju ini kepada Abu Jahm, karena dia telah melalaikan aku dari shalatku. Dan bawakanlah untukku pohon mangga milik Abu Jahm.”

BACA JUGA: Shalat Shubuh Berjamaah

An-Nasa’i meriwayatkan dari hadits Abdullah bin Abbas, bahwa ketika berada di atas mimbar, sedangkan di tangannya ada cincin, maka Rasulullah ﷺ beliau melemparkannya seraya bersabda, “Cincin ini telah melenakan aku, terkadang aku memandanginya dan terkadang aku memandang kalian.” []

BERSAMBUNG

Referensi: Ruqyah Jin, Sihir & Terapinya/Syaikh Wahid Abdussalam Bali/Ummul Qura/2014

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

4 Keburukan

Kajian

Aurat Lelaki

Kajian

4 Bicara tanpa Pahala

Kajian

Bagaimana Kita Merealisasikan Tauhid yang Sebenarnya?

Leave a Reply