Oleh karena itu, para ulama memakruhkan lukisan dan hiasan berada di dalam masjid. Sebab dia dapat melenakan orang yang melaksanakan shalat.
Ibnu Khuzaimah meriwayatkan sebuah atsar, dan dia menshahihkannya, bahwa Umar bin Khatthab pernah memerintahkan untuk membangun masjid-masjid, dan dia mensyaratkan, “Yang dapat melindungi orang-orang dari hujan, dan jangan sekali-kali kamu mewarnainya dengan warna kuning atau merah, karena akan mengganggu manusia.” (HR Imam Bukhari)
BACA JUGA: Abu Hurairah Didatangi Setan
Imam Ahmad berkata, “Tidak boleh menulis sesuatu apapun pada kiblat, karena itu akan melalaikan orang yang sedang shalat.”
Pintu kedua: Sesuatu yang berhubungan dengan hati. Barangsiapa yang memenuhi hatinya dengan rasa cinta kepada dunia, maka dia tidak mungkin mampu membebaskan dirinya darinya. Baik ketika shalat atau waktu-waktu lainnya. Sebab, orang yang mencintai sesuatu, akan selalu memikirkannya. Dia memang melaksanakan shalat, ia berdiri, rukuk, sujud dan duduk, namun hatinya dilalaikan dan disibukkan dengan keduniawian.
Setan terbang bersamanya, dari satu lembah ke lembah lainnya dan dari satu angan ke angan yang lain. Demi Allah, sesungguhnya pintu masuk yang kedua ini sangat berat. Jarang sekali orang selamat darinya kecuali orang-orang yang dikaruniai taufik Allah. Obatnya hanyalah dengan mengetahui kadar dan kehinaan dunia ini, serta banyak mengucapkan doa:
“Ya Allah, jadikanlah dunia berada hanya di tangan kami, dan jangan Engkau menjadikannya di dalam hati kami.”
BACA JUGA: Waktu dan Tata Cara Shalat Dhuha
Hendaknya Anda mengingat keagungan-Nya ketika berdiri tegak dihadapan-Nya. Dia-lah yang telah membinasakan Fir’aun dan meluluhlantakkan kebengisan para durjana dan pembangkang []
Referensi: Ruqyah Jin, Sihir & Terapinya/Syaikh Wahid Abdussalam Bali/Ummul Qura/2014
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


