JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

3 Cara Bersyukur

Jika merenung sejenak, kita akan bisa menyadari bahwa kita semua dikelilingi oleh nikmat yang tidak terbatas banyaknya. Dalam hitungan waktu, setiap detik, menit, dan seterusnya tercurah kenikmatan dari Allah SWT tak terhenti yang berupa hidup, kesehatan, kecerdasan, panca indra, udara yang dihirup.

Karena itu setiap saat kita dituntut bersyukur kepada Allah dengan mengakui dalam hati dan menggunakannya dalam kebaikan sesuai tuntunan syariat.

BACA JUGA: Antara Sabar, Ridho, dan Bersyukur

Ada banyak cara yang dapat dilakukan manusia untuk mensyukuri nikmat Allah. Secara garis besar, mensyukuri nikmat ini dapat dilakukan dengan tiga cara.

Mensyukuri nikmat Allah SWT melalui hati

1- Cara bersyukur kepada Allah SWT dengan hati.

Maksudnya adalah mengakui, mengimani dan meyakini sepenuh hati bahwa segala bentuk kenikmatan ini datangnya hanya dari Allah.

2- Mensyukuri nikmat Allah SWT melalui lisan

Cara mensyukuri nikmat Allah SWT dengan lisan adalah kita memperbanyak ucapan alhamdulillah(segala puji milik Allah) wasysyukru lillah (dan segala bentuk syukur juga milik Allah SWT).

3- Mensyukuri nikmat Allah SWT melalui perbuatan

Cara mensyukuri nikmat Allah SWT dengan perbuatan yaitu perbuatan dalam bentuk ketaatan kita menjalankan segala apa yang diperintah dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya.

Bersyukur kepada Allah pada hakikatnya didasarkan atas pengakuan kita bahwa segala kenikmatan yang ada pada diri kita dan semua makhluk ciptaan-Nya adalah berasal dari Allah. Karena itu kepada-Nya semua kenikmatan itu harus digunakan. Yaitu dengan cara menggunakan semua karunia sesuai keinginan dan maksud tujuan Allah yang memberikan nikmat tersebut.

Syukur dengan hati, lisan dan perbuatan ini hendaklah terefleksi dan tercermin pada setiap momentum yang bersifat nyata, bahkan yang tersamar sekalipun.

BACA JUGA: Masa Sehatmu, Syukurilah …

Contoh cerminan sikap mensyukuri nikmat Allah yang tampak secara lahir ini dapat dilihat dalam sikap Nabi Sulaiman as saat ia mendapati singgasana Bilqis sudah ada di sampingnya dalam sekejap mata. Saat itu Nabi Sulaiman langsung berkata, “Ini adalah anugerah Allah. Dia bermaksud mengujiku, adakah aku bersyukur ataukah aku kufur.” (QS. An-Naml: 40)

Semoga kita selalu menjadi orang-orang yang bersyukur dan dijauhkan dari sifat-sifat orang yang kufur nikmat. Aamiin. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Talbis Iblis dengan Fanatisme Mazhab

Kajian

Talbis Iblis terhadap Orang Awam

Kajian

Orang yang Menyuap dan Menerima Suap

Kajian

Apakah Doa Bisa Mengubah Takdir?

Leave a Reply