Para Nabi dan Rasul yang datang sebelum kita, diutus untuk membimbing umat manusia kepada agama Allah yang benar. Mereka semua memiliki tugas yang sama yaitu mengajar orang bagaimana beribadah kepada Allah dan menjalani kehidupan yang benar.
Mereka mengajarkan ini dengan mencontohkan ketulusan dan kejujuran sejati dalam setiap tindakan yang mereka lakukan sehingga musuh mereka menganggap mereka sebagai orang yang jujur dan dapat dipercaya.
Allah juga memberikan mukjizat kepada mereka untuk menghilangkan keraguan. Banyak dari mukjizat ini secara eksplisit disebutkan dalam Al-Qur’an yang berarti bahwa sebagai Muslim kita harus memastikan bahwa peristiwa ini memang terjadi.
Berikut adalah mukjizat besar Nabi Muhammad ﷺ.
Nabi Muhammad tidak terkecuali, Beliau mempunyai mukjizat yang tidak mungkin dilakukan manusia lain tanpa bantuan Allah. Beliau diberi banyak mukjizat sepanjang hidupnya.
1. Mukjizat Nabi Muhammad saat terbelahnya bulan
Ketika orang-orang kafir menantang Nabi untuk melakukan mukjizat, Beliau menunjuk ke arah bulan dan dengan kehendak Allah, bulan pun terbelah menjadi dua.
BACA JUGA: Lahirnya Nabi Terakhir, Manusia Termulia di Jagat Ini
“‘Bahwa orang-orang Mekah meminta Rasulullah untuk menunjukkan kepada mereka suatu mukjizat, dan dia menunjukkan kepada mereka terbelahnya bulan.’” (Shahih al-Bukhari)
Meskipun orang-orang kafir melihat peristiwa ini tepat di depan mereka sejelas kristal, mereka masih kafir dan menyebut Nabi seorang penyihir.
2. Perjalanan Isra dan Mi’raj
Mukjizat ini mengacu pada perjalanan malam yang dilakukan Muhammad dengan malaikat Jibril. Beliau pergi dari Mekah ke Yerusalem. Dari sana dia naik ke langit untuk berjumpa dengan Allah. Pada saat dia kembali ke Mekah, hari masih malam.
3. Pohon yang Menangis
Nabi biasa bersandar pada batang kering dan akan menyampaikan khotbahnya dari sana. Ketika para sahabat Nabi akhirnya membangunkan untuknya mimbar untuk khutbah Jumat, Beliau mendengar suara yang menyerupai tangisan bayi unta. Beliau turun dari mimbar dan berjalan ke pohon itu untuk memeluknya.
“Nabi biasa berdiri di dekat batang pohon kurma (saat menyampaikan khotbah). Ketika mimbar ditempatkan untuknya, kami mendengar batang itu menangis seperti unta betina yang hamil sampai Nabi turun dari mimbar dan meletakkan tangannya di atasnya.” (Shahih al-Bukhari)
4. Air yang Mengalir dari Tangan Nabi
Pada hari Perjanjian Al-Hudaibiyah, orang-orang kehausan. Setelah selesai wudhu, orang-orang bergegas menuju Nabi. Beliau bertanya ada apa dengan mereka. Mereka menjawab bahwa mereka tidak memiliki air untuk wudhu atau minum kecuali sepanci kecil air yang jelas tidak cukup untuk mereka. Nabi kemudian meletakkan tangannya ke dalam panci dan air mulai mengalir dari jari-jarinya seperti mata air. Semua orang minum dan berwudhu hari itu.
BACA JUGA: Mukjizat Nama-Nama Surat Al-Quran
“Orang-orang menjadi sangat haus pada hari Al-Hudaibiya (Perjanjian). Sebuah panci kecil berisi air ada di depan Nabi (ﷺ) dan ketika dia selesai berwudhu, orang-orang bergegas ke arahnya. Dia bertanya, ‘Ada apa denganmu?’ Mereka menjawab, ‘Kami tidak memiliki air baik untuk berwudhu atau untuk minum kecuali apa yang ada di depanmu.’ Jadi dia meletakkan tangannya di pot itu dan air mulai mengalir di antara jari-jarinya seperti pegas. Kami semua minum dan berwudhu (darinya).” Saya bertanya kepada Jabir, “Berapa banyak jumlah kalian?” dia menjawab, “Bahkan jika kami seratus ribu, itu sudah cukup bagi kami, tetapi kami lima belas ratus.” (Shahih al-Bukhari)
5. Mukjizat di Waktu Pernikahan dengan Zainab binti Jahsy,
Ketika Nabi melangsungkan pernikahannya dengan Zainab binti Jahsy, ibu Anas bin Malik Umm Sulaim membuatkan mereka ‘Hais’ (campuran kurma Madinah murni) hanya cukup untuk Nabi dan istrinya. Ketika Nabi menerima hidangan dari Anas bin Malik, Beliau menyuruhnya untuk mengundang begitu banyak sahabat sehingga riwayat menyebutkan sekitar 300 sahabat diundang hari itu.
Beliau memberi makan semua tamunya sampai mereka kenyang. Setelah selesai, Nabi menyuruh Anas bin Malik untuk mengambil piring itu. Saat dia mengambil piringnya, dia tidak tahu apakah piringnya sama saat dia mengirimkannya atau bertambah kapasitasnya.
“Anas ditanya: “Berapa jumlahnya?” Dia berkata: “Sekitar tiga ratus. Kemudian Rasulullah bersabda: “Biarkan mereka duduk mengelilingi piring makanan dalam kelompok sepuluh, satu demi satu, dan biarkan setiap orang makan dari apa yang paling dekat dengannya.” Mereka makan sampai kenyang, lalu satu kelompok pergi. keluar dan kelompok lain masuk. Dia berkata kepadaku: ‘Hai Anas, bersihkan itu.’ Jadi saya membersihkannya, dan saya tidak tahu apakah ada lebih banyak ketika saya membersihkannya, atau ketika saya meletakkannya.” (Sunan an-Nasa’i)
6. Alquran adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad
Meskipun mukjizat yang tercantum di atas luar biasa, tidak ada yang menyamai mukjizat terbesar Nabi yaitu Al-Qur’an. Tidak ada Muslim yang tidak setuju bahwa wahyu terakhir dari Rasul terakhir adalah mukjizat terbesar yang tak terbantahkan. Keajaiban Al-Qur’an dapat dibuktikan dari berbagai perspektif dari ketepatan sejarahnya, kesempurnaan linguistiknya hingga banyak nubuat yang dinubuatkannya secara akurat. Ini adalah kitab yang diturunkan kepada umat manusia melalui Nabi, dan tidak akan berubah sampai akhir zaman.
BACA JUGA: Mukjizat Nabi dan Air Susu Kambing
Di atas segalanya, Al-Qur’an menghadirkan tantangan bagi umat manusia untuk menghasilkan keserupaan dengannya. Sebuah tantangan yang telah berlangsung lebih dari 14 abad tidak terbantahkan dan memang tidak pernah ada orang yang bisa membuat serupanya atau bahkan sedikit mirip sekalipun. Itulah sebabnya Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar Nabi .
Katakanlah, “Jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa dengan Al-Qur’an ini, mereka tidak dapat membuat yang serupa, meskipun mereka saling membantu.” (Quran 17:88)
Semoga Allah mengizinkan kita untuk mengikuti jejak Nabi yang diberkati dan meniru ajarannya.
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


