JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibadah

Pahala Menjenguk Orang Sakit

Rasulullah ﷺ bersabda,

إِذاَ عاَدَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِي خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلىَّ عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ

“Jika seseorang menjenguk saudaranya muslim (yang sedang sakit), maka seakan-akan dia berjalan-jalan di kebun surga hingga duduk. Apabila sudah duduk, maka dia diliputi dengan rahmat.

Apabila dia menjenguk di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akan-nya agar mendapat rahmat dan ampunan sampai sore hari.

BACA JUGA:  Rahasia Makan Berpahala

Apabila dia menjenguk di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akan-nya agar diberi rahmat dan ampunan sampai pagi hari.”

SHAHIH- (Ash-Shahihah, 1367) HR. At-Tirmidzi (969), Ibnu Majah (1442), dan Ahmad (975)

Allahu akbar.

▫️Betapa besar pahala untuk orang yang menjenguk saudaranya yang sakit.

▫️Membaca keutamaan seperti ini rasanya akan sangat sayang jika dilewatkan begitu saja tanpa diamalkan.

Saat mendapat anugerah sakit tak selamanya harus disesali, karena terkadang dengan sakit kerap kali mendatangkan beberapa hikmah. Allah menciptakan sakit agar bisa merasakan nikmat sehat, makan dengan leluasa dan dapat beraktivitas serta beribadah dengan baik. Insya Allah sakit dapat menyucikan dosa, menutupi kesalahan, dan mengangkat derajat.

Hal tersebut sesuai dengan Hadits Riwayat Bukhori dan Muslim :

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيْبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلاَّ حَطَّ اللهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan menggugurkan bersamanya dosa- dosanya seperti pohon yang menggugurkan daun- daunnya”.(HR.Bukhari no 5660 dan muslim no 2571).

BACA JUGA: 3 Hikmah Sakit

Sehat dan sakit merupakan karunia Allah tak ada kekuatan yang bisa menghalanginya. Apabila mendapat anugerah sakit, kita tidak boleh berdiam diri tanpa usaha untuk sembuh, tetapi kita dituntut untuk ikhtiar semaksimal mungkin. Adapun hasilnya tetap merupakan ketentuan Allah.

Ikhtiar untuk sembuh dari sakit harus disertai semangat, kesabaran dan keyakinan untuk sehat kembali. Hal itu akan mempermudah dalam menjalani pengobatan, baik secara medis ataupun alternatif tak lupa harus diiringi dengan ibadah sesuai kondisi serta memanjatkan doa kepada Allah. Ikhtiar tersebut sangat dianjurkan dalam Islam untuk membantu kesembuhan. []

SUMBER: NASEHATETAM

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibadah

Kepada Siapa Shalat Diwajibkan?

Ibadah

Lebih Dulu Mengucap Salam

Ibadah

Tahajjud dan Sedekah, Salah Satu yang Membuat Rezeki Terbuka

Ibadah

Sedekah: Benih Kecil yang Menghasilkan Pahala Besar

Leave a Reply