JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

10 Wasiat Allah

Jika kita menghayati firman Allāh dalam Surat al-An’ām ayat yang ke-151, 152, dan 153. Kita akan dapati ada 10 wasiat Allāh dalam ketiga ayat tersebut untuk segenap manusia:

▶️ Pertama: Allāh mewasiatkan agar kita tidak berbuat syirik pada-Nya. Allāh berfirman:

قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ ۖ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ

Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia,

▶️ Kedua: Allāh mewasiatkan kita untuk berbakti pada orang tua.

▶️ Ketiga: Allāh mengharamkan untuk membunuh anak terlebih karena kuatir akan kefaqiran.

BACA JUGA: 3 Wasiat Rasulullah ﷺ yang Singkat namun Menyentuh Hati

▶️ Keempat: Allāh mengharamkan untuk mendekati perbuatan tidak bermoral, perbuatan maksiat, baik yang nyata maupun tersembunyi.

▶️ Kelima: Allāh berpesan agar kita jangan sampai membunuh jiwa kecuali yang dibenarkan dalam syariat.

▶️ Keenam: Allāh berpesan agar kita jangan mengambil harta anak yatim kecuali untuk maslahat anak yatim tersebut.

▶️ Ketujuh: Allāh bepesan agar kita menegakkan timbangan keadilan dalam memberi dan mengambil.

▶️ Kedelapan: Allāh mewasiatkan agar kita berucap atau bersaksi dengan adil sekalipun terhadap karib kerabat ataupun orang asing.

▶️ Kesembilan: Allāh berpesan agar kita menunaikan ketaatan pada-Nya, menjauhi larangan-Nya, mengamalkan al-Quran dan sunnah Nabi-Nya.

BACA JUGA: Wasiat Rasulullah ﷺ kepada Ummahatul Mukminin setelah Beliau Wafat

▶️Kesepuluh: Allāh mewasiatkan agar kita mengikuti al-shirāth al-mustaqīm, yaitu jalan tauhid dan sunnah, dan melarang kita dari mengikuti jalan-jalan yang lain, yaitu jalan kebid’ahan dan syubhat, yang hanya akan menceraiberaikn kita dari al-shirāth al-mustaqīm.

Inilah 10 wasiat Allāh dalam 3 ayat al-Quran, Surat al-An’ām: 151-153.

Dari keseluruhan wasiat tersebut, wasiat pertama yang Allāh sampaikan adalah tauhid, larangan berbuat syirik. Ini menunjukkan bahwa kewajiban tauhid, adalah kewajiban yang paling wajib. Sementara kesyirikan, adalah keharaman yang paling haram. []

Referensi:
– al-Mulakh-khash fii Syarhi Kitab at-Tauhid, Dr. Shalih Fauzan al-Fauzan.
– Fawa-id min Syarhi Kitab at-Tauhid, Dr. Abdul Aziz as-Sadhan.

✍ Abu Ziyan Jo Saputra Halim hafidzahullah

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Keutamaan Surah Al-Mulk

Kajian

Kesabaran Itu Karunia dari Allah, Bukan Semata Kekuatan Diri

Kajian

Keadaan Ayah dan Ibu Nabi ﷺ di Akhirat

Kajian

Doa saat Tiba di Kuburan, Serta Hukum Menangis di Sisi Kubur

Leave a Reply