JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Muhasabah

Kelezatan Maksiat dan Kenikmatan Beribadah

Ujian, Nasihat Imam Hasan Al-Bashri

Godaan dunia sangatlah beragam. Ada yang muncul dari dalam diri manusia. Baginya, urusan akhirat adalah sesuatu yang berada di luar tabiatnya. Begitu pula akhirat merupakan hal yang ghaib.

Perumpamaan tabiat keseluruhan manusia pada dunia laksana air yang terus mengalir; mencari daerah di jalan yang lebih rendah. Perlu energi dan tenaga untuk mengangkatnya ke atas. Oleh karenanya syariat menguatkan dengan kabar gembira dan ancaman yang bisa mempertajam akal.

Daya tarik tabiat manusia sungguh sangat beragam. Bukanlah hal yang aneh Jika ia seringkali menang dalam pertarungan, justru aneh bin ajaib jika ia terkalahkan?

BACA JUGA: Maksiat Menghalangi Datangnya Rizki

Mencermati dampak segala sesuatu, siapa yang melihat dengan mata hati akhir suatu perkara di awal langkahnya, kelak akan beroleh hasil yang sangat baik, akan selamat dari akibat buruknya.

Namun siapa yang tidak waspada dan hanya menuruti perasaannya, ia akan menderita akibat perbuatannya, tak akan mencapai kebahagiaan dan tak akan pernah tentram dalam menjalankan kehidupan.

Kejadian yang menimpa seseorang di masa depan merupakan proses masa lalunya. Anda tidak akan pernah terlepas dari dua perkara: berbuat maksiat kepada Allah atau berlaku taat kepada-Nya.

Di manakah kemudian kelezatan maksiat Anda? Di manakah pula jenis payah taat Anda? Tak mungkin semua itu berlalu begitu saja. Tak juga dosa-dosa ketika selesai dikerjakan hilang tanpa bekas.

BACA JUGA:  Arti Ibadah

Bayangkanlah saat kematian. Renungkanlah dalam-dalam getirnya penyesalan. Maka tanyakanlah: “Kemanakah semua kelezatan?” oleh karena manisnya kelezatan telah berubah menjadi kegetiran.

Yang tersisa nanti adalah kepada kepahitan asa yang tiada terkira. Anda melihat akibat dari apa yang Anda kerjakan. Yang waspada akan selamat, maka janganlah Anda terseret nafsu yang akan membuahkan penyesalan. []

Sumber: Saidul Khatir, Cara Manusia Cerdas Menang dalam Hidup, karya Imam Ibnu Al Jauzi, Penerbit Maghfirah Pustaka, Cetakan Juni 2022

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Muhasabah

Jangan Jadi Orang yang Pelit, Kikir, Bakhil

Muhasabah

Cara Hidup Kita

Muhasabah

10 Nasihat tentang Tahajjud

Muhasabah

4 Faedah Ziarah Kubur