JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Nasihat

Nikmat Allah Padamu

Mahram

Setiap manusia hidup di atas bumi ini senantiasa dikelilingi oleh nikmat Allah. Seringkali nikmat itu begitu dekat, namun luput dari perhatian kita. Nafas yang keluar masuk tanpa pernah macet, jantung yang berdetak tanpa kita perintah, mata yang bisa melihat, telinga yang bisa mendengar, dan kaki yang masih mampu melangkah. Semua itu adalah karunia yang tak ternilai harganya.

Allah berfirman: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim: 34). Ayat ini menjadi pengingat betapa terbatasnya kita dalam menyadari dan mensyukuri anugerah yang tiada henti ini.

BACA JUGA:  Mengapa Manusia Senantiasa Lupa akan Nikmat dari Allah?

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah pernah berkata: “Nikmat Allah kepada hamba-Nya turun kepadanya siang dan malam dari setiap arah. Akan tetapi, dosa-dosa yang dilakukan hamba naik pula kepada Allah siang dan malam dari segala penjuru. Betapa Allah tetap menutupi, menjaga, dan memberi rezeki meski hamba-Nya bermaksiat.” (Madarijus Salikin). Perkataan ini membuat kita merenung: seandainya Allah memperlakukan kita sesuai kadar syukur kita, tentu kita sudah kehilangan banyak nikmat.

Nikmat terbesar yang dimiliki seorang hamba bukanlah harta, kesehatan, atau kedudukan, melainkan nikmat iman. Sebab dengan iman, seorang hamba akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata: “Tidaklah Allah memberikan nikmat kepada seorang hamba yang lebih utama daripada ia diberi iman dan sunnah.” Dengan iman, nikmat-nikmat kecil lainnya menjadi lebih bermakna, dan dengan iman pula seorang hamba mampu bersyukur.

BACA JUGA:  Nikmat Allah ﷻ Jauh Lebih Banyak daripada Musibah

Namun, sering kali kita lebih mudah mengeluhkan kekurangan daripada mensyukuri apa yang ada. Padahal, syukur adalah kunci bertambahnya nikmat. Allah menjanjikan: “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7). Inilah janji yang pasti, bukan sekadar kata-kata.

Karena itu, berhentilah sejenak dari hiruk-pikuk dunia, lalu perhatikan tubuhmu, keluargamu, udara yang kamu hirup, makanan yang kamu makan, dan iman yang masih Allah titipkan di hatimu. Semuanya adalah tanda kasih sayang Allah yang wajib disyukuri.

Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang pandai mensyukuri nikmat-Nya, sehingga nikmat itu semakin bertambah dan tidak tercabut dari kita. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Nasihat

Apa Kesibukan dalam Hidup?

Nasihat

Jasmani dan Dunia

Nasihat

Saudaraku, Harta Haram Membuatmu ...

Nasihat

Saudaraku, Jangan Pernah Tinggalkan Doa