Banyak berbicara yang tidak berguna adalah sumber malapetaka, dan sebaliknya, menjaga lisan dari ucapan-ucapan kotor dan dosa adalah sumber keselamatan. Rasulullah ﷺ bersabda,
مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ
“Di antara tanda keislaman yang lebih baik dari seseorang adalah ketika dia mampu meninggalkan hal-hal yang tidak berguna baginya.”
Membicarakan hal-hal yang tidak ada gunanya bisa meng-hapus pahala amal kebajikan dan menghalangi kita masuk surga. Bila seorang muslim akan berbicara, hendaknya dia mempertimbangkan dulu manfaat pembicaraannya tersebut.
BACA JUGA: 3 Orang yang Tidak Diajak Bicara Allah
Bila dia yakin bahwa apa yang akan dikatakan itu membawa kebaikan dan pahala maka bolehlah dia mengatakannya. Namun bila dirasa perkataannya itu jelek dan akan menimbulkan kebatilan atau dia masih ragu-ragu akan kemanfaatan omongannya itu, hendaknya dia menahan diri dan tidak mengungkapkannya.
Sikap seperti ini lebih baik dan lebih aman bagi dirinya, karena setiap perkataan yang keluar dari mulut seseorang pasti diperhitungkan oleh Allah SWT, dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban: bila perkataan itu baik maka akan mendapatkan pahala, namun bila jelek, maka akan mendapat-kan siksa. Allah SWT berfirman, “Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).” (Qaaf: 18)
Rasulullah ﷺ bersabda,
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالَا يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا
دَرَجَاتٍ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطَ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالَا يَهْوِى
بهَا فِي جَهَنَّمَ
“Sungguh, bila seorang hamba mengucapkan perkataan yang diridhai Allah SWT dan dia menganggap perkataannya itu biasa-biasa saja, maka Allah akan mengangkat derajat orang tersebut sebab per-kataan baiknya itu. (Begitu pula) bila seorang hamba mengucapkan perkataan yang dimurkai Allah SWT dan dia menganggap perkata-annya itu biasa-biasa saja, maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka Jahannam sebab perkataannya itu.” (HR al-Bukhari)
BACA JUGA: Bicaralah Santun kepada Semua Manusia
Tepat juga bila dalam uraian ini dipaparkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Mu’az r.a. yang menyatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak ada yang paling banyak menyungkurkan manusia ke dalam neraka kecuali akibat dari perkataan mulutnya.” []
Sumber: Akhlak Rasul, Menurut Al-Bukhari dan Muslim / Penulis: Abdul Mun’im al-Hisyami / Penerbit: Gema Insani Press / Cetakan Kedelapan, Dzulhijjah 1441 H / Agustus 2019 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


