JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Baiti Jannati

Pentingnya Mendidik Ruhiyah Anak

Ayah dan Bunda. Allah telah menjadikan kita sebagai makhluk yang istimewa. Dengan keistimewaari tersebut. Allah menja dikan kita sebagai khalifah di muka bumi ini. Apa keistime waan kita? Salah satu keistimewaannya, kita terbentuk dari ruh dan jasad. Allah mengkhususkan kita dengan dua hal itu, terutama ruh sebagaimana yang tercantum dalam firman-Nya

فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ

“Apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya dan telah meniup-kan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud” (QS. Al-Hijr: 29)

Keberadaan ruh lebih penting daripada jasad. Di dalam ruh kita, tersimpan akidah dan nilai-nilai yang mernbedakan manu-sia dengan makhluk yang lain.

BACA JUGA:   Menceritakan Kisah Para Nabi pada Anak

Atas dasar itulah, Allah memerintahkan para malaikat untuk bersu-jud kepada manusia dan menjadikan manusia lebih mulia daripada makhluk lain. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda,

“Kalian mengalami proses periciptaan di perut ibu selama 40 hari dalam bentuk alt mani. Kemudian, berubah menjadi gumpalan darah dalam waktu yang sama. Lalu, berubah lagi menjadi gumpalan da ging dalam waktu yang sama pula. Kemudian, malaikat diutus untuk meniupkan ruh kepadanya.” (HR. Bukhari)

Nah, dari situlah terbentuk potensi spiritual atau ruhiyah dalam diri kita yang sangat besar dan kuat. Potensi ini tidak mengenal batasan-batasan. Bahkan, potensi inilah yang menghubungkan kita dan Allah ta’ala Sangat jauh berbeda dengan potensi jasmani yang sangat terbatas – sebatas jangkauan pancaindra

Karena potensi ruhiyah inilah, kita bisa menjadi manusia seutuhnya. bukan karena jasad dan akal. Sebab, ruh berasal dari tiupan Allah, sedangkan jasad terbuat dari tanah. Ruh itu kekal, sedangkan jasad akan hancur.

Ironisnya, Ayah dan Bunda, pada zaman ini kita lebih sibuk mengem-bangkan aspek jasmani atau akal dan mengabaikan aspek ruhiyah Bahkan, orang-orang yang terpengaruh budaya Barat mengingkari pentingnya aspek ruhiyah ini. Ada juga orang-orang yang tidak mengingkarinya, tapi mereka tidak tahu bagaimana caranya mendi-dik aspek ruhiyah tersebut.

Kenapa? Karena institusi-institusi pendidikan kita hanyalah hasil copy paste dari institusi-institusi pendidikan Barat yang mengingkari aspek ruhiyah. Hasilnya adalah generasi yang hanya makan, main, dan bekerja untuk mencari harta.

BACA JUGA:  Mengembangkan Hati Nurani Anak

Maka, Ayah dan Bunda, solusinya adalah kita harus kembali ke pendidikan Islam. Karena, pendidikan Islam adalah pendidikan yang luas dan dan lengkap. Isinya mencakup semua aspek kehidup-an manusia: ruh, akal, dan jasad. Pendidikan Islam memberikan ke-seimbangan terhadap ketiga aspek tersebut sesuai dengan porsinya. Keseimbangan inilah yang membuat diri kita menjadi pribadi yang saleh dan layak untuk menjadi khalifah di muka bumi.

Bahkan, Islam memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan ruhiyah. Pendidikan ini dilakukan dengan cara menyambung ikatan antara ruh dan Rabb-Nya tiap detik, tiap perbuatan, tiap pikiran, dan tiap rasa

Jika ikatan ruhiyah dengan Allah melemah, ruh kita akan layu lalu lenyap. Kita akan dikalahkan oleh unsur tanah dalam diri yang senantiasa ditarik oleh bumi. Kemudian, kita akan terjatuh ke dalam dosa-dosa dan kemaksiatan. Na’udzubillah. []

Sumber: Rumahku Madrasah Pertamaku / Penulis: Dr. Khalid Ahmad Syantut / Penerbit: Maskana Media / Cetakan Kedua, Januai 2009

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Baiti Jannati

Tanggung Jawab Orangtua

Baiti Jannati

Ajarkan Anakmu Surat Al-Fatihah

Baiti Jannati

Karena Keshalehan, Allah akan jaga Anak dan Cucunya

Baiti Jannati

Dakwah pada Orangtua