JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Berbuat Kebaikan dengan Bershalawat pada Nabi

Ketawadhu'an Rasulullah ﷺ

 

مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ وَمَن جَآءَ بِٱلسَّيِّئَةِ فَلَا يُجۡزَىٰٓ إِلَّا مِثۡلَهَا وَهُمۡ لَا يُظۡلَمُونَ

“Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizhalimi).” (Surat Al-An’am, Ayat 160.)

Termasuk bershalawat atas nabi, adalah kebaikan, pahala berkali-kali lipat, dan menghapus dosa hingga mengangkat derajat nya.

Karena Allah dan para malaikat pun mereka bershalawat atas nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

BACA JUGA: 10 Keutamaan Shalawat

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا “

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzaab: 56)

Termasuk kebakhilan, ketika disebut nama nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, namun dia tidak bershalawat atas Nabi.

Dalam hal ini Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengingatkan kita dalam riwayat dari Ali bin Abi Thalib.

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: البَخِيلُ الَّذِي مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُلَلِّ ع. رواه الترمذي.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Orang yang sangat pelit adalah orang yang ketika namaku disebut di sampingnya, ia tidak mau membaca shalawat kepadaku.” (HR At-Tirmidzi)

Hukumnya wajib, sebagian pendapat Ulama, ketika disebut nama Nabi ia wajib bershalawat.

Sesungguhnya seorang muslim yang paling mulia di akhirat yaitu yang bershalawat atas nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Terutama malam Jum’at, atau hari Jum’at nya, disunnahkan dan pahala lebih untuk orang yang bershalawat atas Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Hari yang paling mulia adalah hari Jum’at, Adam diciptakan, ia masuk dan keluar dari surga hari ini.

Ketika Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam meninggal, tetaplah wajib untuk dishalawati.

BACA JUGA: Sebaik-baiknya Shalawat

👤Dari sahabat Anas meriwayatkan sebuah hadits:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ بَلَغَتْنِي صَلَاتُهُ وَصَلَّيْتُ عَلَيْهِ وَكُتِبَ لَهُ سِوَى ذَلِكَ عَشْرُ حتَسَنَا

Artinya: “Barangsiapa membaca shalawat untukku, maka shalawatnya akan sampai kepadaku, dan aku akan membaca shalawat untuk dirinya. Selain itu akan dituliskan sepuluh kebaikan untuk dirinya.” (HR Ath-Thabrani).

Sesungguhnya para nabi dan rasul, haram bumi untuk memakan jasadnya, maka untuk bershalawat tetaplah ada keutamaan.

Cara bershalawat atas nabi, dari sahabat Nabi, Basir Ibni Sa’ad: “Allahumma shalli ala Muhammad WA ala ali Muhammad, kamar shalaita ala Ibrahim…” []

📚 Kajian al Ustadz Habibullah Hafidzahullah

✍️Abu Muhamm4d

Wallahu a’lam.

💠 IslamAdalahSunnah

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

3 Larangan bagi Seorang Muslim

Kajian

Tanda-tanda Husnul Khatimah

Kajian

Ayat Terakhir Al-Quran

Kajian

Yang Membuat Kaum Muslimin Tegar: Al-Qur'an

Leave a Reply