Ingatlah sekumpulan adab saat bergaul bersama manusia. Sebagian dari pergaulan yang baik adalah engkau bergaul dengan hormat tanpa kesombongan dan bersikap tawadhu tanpa harus merendahkan harga diri. Menghadapi teman dan musuh dengan pandangan ridha tanpa harus menghina mereka, atau menakuti mereka.
Jagalah tingkah lakumu di dalam sebuah majelis dan janganlah memasukkan jarimu ke dalam hidung, banyak meludah, atau banyak menguap.
Perhatikalah orang yang berbicara di hadapanmu. Jangan sampai kau memintanya untuk mengulangi. Janganlah engkau menceritakan kebanggaanmu kepada anakmu atau kepada tetanggamu. Jangan berlebihlebihan seperti saat wanita sedang berhias.
Jangan menghinakan diri seperti seorang budak. Peringatkan keluargamu tanpa bersikap kasar. Berlemahlembutlah kepada mereka, namun jangan melemahkan diri.
BACA JUGA: 4 Adab Menagih Hutang
Jangan bergurau dengan budak wanita, atau budak lelaki yang engkau miliki sehingga membuat wibawamu jatuh dan jangan pula banyak menoleh ke arah belakangmu.
Janganlah engkau berkumpul bersama raja, namun bila itu terjadi maka takutlah akan dosadosa dan berghibah. Jagalah rahasianya dan jangan suka bergurau dengannya.
Hindarkanlah bersendawa di hadapannya dan tidak pula mengintervensi urusannya. Jika ia yang mendekatimu maka berhatihatilah. Andai ia menguraikan panjang lebar maka engkau tidak aman dari perubahannya kepadamu.
Berlemahlembutlah kepadanya, sebagaimana engkau berlemahlembut pada bayi. Ucapkan percakapan yang ia senangi dan janganlah engkau mendatanginya di saat ia bersama keluarga dan pembantu-pembantunya.
Engkau harus bersahabat dengan orang yang sehat (perangainya), jangan engkau menjadikan hartamu lebih mulia dari harga dirimu. Jika engkau mendatangi suatu perkumpulan maka duduklah di tempat yang lebih mendekatkanmu untuk bersifat tawadhu.
Janganlah engkau duduk di tengah jalan dan di saat engkau duduk maka jagalah pandangan matamu. Tolonglah orang yang terzalimi dan berilah petunjuk kepada orang yang tersesat.
BACA JUGA: 10 Adab Berdoa
Jangan engkau meludah ke arah kiblat dan arah kananmu, namun meludahlah ke arah kirimu di bawah telapak kaki kirimu. Hatihatilah berkumpul bersama orang awam, namun bila itu terjadi lupakanlah kejelekan akhlak yang mereka perlihatkan.
Jangan ikut campur pembicaraannya. Jauhilah banyak bercanda karena kecerdasan akan memusuhimu di saat bercanda dan orang yang bodoh akan berani kepadamu. []
Sumber: Akhlak Rasul, Menurut Al-Bukhari dan Muslim / Penulis: Abdul Mun’im al-Hisyami / Penerbit: Gema Insani Press / Cetakan Kedelapan, Dzulhijjah 1441 H / Agustus 2019 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


