Pertanyaan: Bagaimana status Hadits
مَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِي عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مَيْتَةً جَاهِلِيَّةٌ
“Barangsiapa yang mati dalam keadaan tidak ada baiat di lehernya maka dia mati seperti mati jahiliyah,” dikeluarkan al-Imam Muslim.
Jawaban: Makna hadits tersebut adalah wajib atas manusia untuk mengangkat untuk dirinya seorang pemimpin dan tidak halal bagi seorangpun yang hidup tanpa seorang pemimpin.
BACA JUGA: Sejarah Penulisan Hadits: Antara Hafalan dan Dokumentasi
Karena jika hidup tanpa seorang imam berarti dia hidup tanpa şultan dan waliyul amri. Allah Subhanahu wa Ta’ala:
يا أيها الذين عامَنُوا أَطِيعُوا الله وَأَطِيعُوا الرَّسُول وأولى الأمر منكم
“Hai orang berfirman orang yang beriman, taatılah Allah dan ta’atilah Rasul (-Nya), dan ulil amri di antara kalian.” (QS an-Nisaa 59)
(Liqaa’aat al-Baabil Maftuuh no. 30)
Sumber: Al-Fatawa Al-Muhimmah (Fatwa-fatwa Penting dalam Sehari-hari jilid 1) / Penulis: Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin / Penerbit: Pustaka as-Sunnah / Cetakan 2, Maret 2012
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


