Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, dengan menghamburkan harta untuk merokok dan mabuk-mabukan?
Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, menghancurkan waktu muda dengan zina dan dosa-dosa besar?
Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, menggunakan nikmat telepon untuk mengganggu dan menyakiti orang lain?
Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, membuang makanan lebih ke kotak sampah?
BACA JUGA: Doaku, ya Rabb ...
Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, tidak mau membayar zakat dan enggan untuk bersedekah?
Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, tidak melakukan shalat berjamaah di masjid?
Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, memerangi-Nya dengan cara melakukan riba di bank dan yayasan?
Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, kaum perempuan mengumbar aurat di jalan-jalan?
Apakah dengan cara ini kamu bersyukur kepada Allah SWT, menghabiskan waktu dengan sesuatu tidak bermanfaat di internet?
Bukankah Allah memerintahkan kita untuk mengakui keutamaan firman-Nya. “Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” (al- Baqarah: 152)
Bukankah Allah SWT telah menyampaikan bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang bersyukur. “Allah tidak akan menyiksamu jika kamu bersyukur dan beriman. Dan, Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui.” (an-Nisaa’: 147)
Penyesalan Para Penduduk SurgaBACA JUGA:
Bukankah terjaga nikmat dan selalu akan mendapatkan tambahan nikmat tergadai dengan syukur. Firman Allah SWT, “Dan (ingatlah juga), ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti adzab-Ku sangat berat.” (Ibraahiim: 7)
Berbuat baik kepada orang tua termasuk kesyukuran atas keberadaannya, dan itu cara memperoleh ridha Allah SWT. Rasulullah saw. bersabda, “Keridhaan Allah terletak pada keridhaan orang tua.” Menyambung silaturahim termasuk syukur kepada Allah SWT terhadap nikmat keluarga dan kerabat. Silaturahim ini salah satu cara untuk memanjangkan umur. Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah menyambung silaturahim.” (HR Bukhari)
Sedekah contoh konkret untuk bersyukur terhadap nikmat harta dan itu cara untuk memadamkan kemarahan Allah SWT. Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah secara diam-diam memadamkan kemarahan Rabb. Silaturahim memanjangkan umur, dan melakukan kebaikan mencegah perbuatan buruk.” []
Sumber: Bermalam Di Surga, Karya: Dr. Hasan Syam Basya, Penerbit Gema Insani Press, Cetakan Pertama, Ramadhan 1436 H / 2015 H
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


