JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tanya Jawab

Apakah Ketika Berdoa, Harus Menutup Aurat?

Pertanyaan: Assalāmu’alaikum ustadz. Semoga Allāh selalu merahmati dan melindungi ustadz dan seluruh umat muslim.
Mohon maaf karena saya banyak bertanya ustadz dan semoga tidak menjadi gangguan.
Ustadz, apakah ketika berdoa kita harus menutup aurat?
Jazākallāhu khairan.

Jawaban:

Waalaikumsalam warahmatullah wabarokatuh.

Aamiin, semoga juga Allah memberikan kemudahan kepada kita semua dalam segala kebaikan.

BACA JUGA: Apakah Memutuskan Shalat untuk Menjawab Salah Satu Orang Tua Ketika Memanggilnya?

▪️ Berdoa bagi seorang muslim dapat dilakukan dalam setiap waktu dia, dalam keadaan apa pun, di mana pun dan kondisi apa pun.

▪️ Bahkan ketika seseorang melakukan hubungan intim yang akan tersingkap seluruh auratnya, kita tetap disunnahkan untuk berdoa, atau ketika kita memakai baju atau masuk kamar mandi dan sebagainya.

▪️ Maka diperbolehkan untuk memanfaatkan waktu yang baik untuk berdoa dalam keadaan apa pun kita pada saat itu.

▪️ Hanya saja, ada keadaan yang lebih baik dan lebih sempurna ketika kita ingin berdoa, untuk bisa lebih mengoptimalkan doa yang kita panjatkan dalam kondisi yang terbaik dalam diri kita,

antara lain dengan
▫️kita menutup aurat kita,
▫️menghadap kiblat,
▫️dalam keadaan berwudhu
▫️atau ketika kita sujud dalam shalat dan sebagainya dari keadaan kita yang lebih sempurna dari mendekat kan diri kepadaNya.

Hal ini sebagaimana yang telah di ajarkan oleh para guru dan ulama kita yang terkait dengan adab adab kita berdoa.

Silakan untuk mempelajari atau mencari kembali terkait dengan adab adab dalam berdoa.

Di antaranya apa yang disebutkan dalam hadits

👤Jabir radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di Padang Arafah, beliau menghadap kiblat, dan beliau terus berdoa sampai matahari terbenam. (HR. Muslim)

👤Dari Salman radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Tuhan kalian itu Malu dan Maha Memberi. Dia malu kepada hamba-Nya ketika mereka mengangkat tangan kepada-Nya kemudian hambanya kembali dengan tangan kosong (tidak dikabulkan).” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi dan beliau hasankan)

BACA JUGA: Apakah Pikiran Kotor Termasuk Dosa?

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – قَالَ : [1] رَوَاهُ مُسْلِمٌ .

👤Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Keadaan yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah berdoa pada saat itu.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 482]

Wallahu a’lam. []

Dijawab dengan ringkas oleh: USTADZ MU’TASIM, Lc. MA. حفظه الله | Bimbingan Islam

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tanya Jawab

Mengeraskan Bacaan Ketika Sholat Sendiri, Sunnah?

Tanya Jawab

Apa yang Mesti Dilakukan Jika Lupa dalam Berwudhu?

Tanya Jawab

Jumlah Bilangin Ganjil pada Segala Hal yang Mubah

Tanya Jawab

Hukum Saksi Nikah yang Meninggalkan Shalat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *