JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tahukah Anda

Doa Agar Tidak Disesatkan Setan Menjelang Kematian

💫Dalam salah satu doanya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan,

*🤲Doa Agar Tidak Disesatkan Setan Menjelang Kematian*

أَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ

*A’uudzu bika an yatakhobbathonisy-syaithoonu ‘indal maut.*

🤲Aku berlindung kepada-Mu agar tidak disesatkan setan ketika kematian.

📚HR. Ahmad 8667, Abu Daud 1554 dan dishahihkan al-Albani.

BACA JUGA: Inilah Waktu-waktu Mustajab untuk Berdoa

Keterangan:

⚫️*Setan Mendatangi Manusia Ketika Sakaratul Maut*

Itulah detik-detik yang paling menentukan nasib manusia di akhirat.
Karena semua amal dinilai berdasarkan ujungnya.
Di saat itulah, setan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan.
Bisa jadi, dia akan mendatangi manusia ketika kematian.
Karena itu, salah satu doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau memohon perlindungan kepada Allah, agar tidak disesatkan setan ketika kematian.

💫Dalam salah satu doanya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan: (doa di atas).

📍Al-Khathabi menjelaskan hadis di atas, dengan menyebutkan beberapa bentuk gangguan setan ketika mendekati kematian,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung dari disesatkan setan ketika kematian.

▪️Bentuknya adalah setan mengganggunya ketika dia hendak meninggal dunia.
▪️Lalu setan menyesatkannya, sehingga menghalangi dia untuk bertaubat, atau menutupi dirinya sehingga tidak mau memperbaiki urusannya atau memohon maaf dari kedzaliman yang pernah dia lakukan.
▪️Atau membuat dia merasa putus asa dari rahmat Allah.
▪️Atau membuat dia benci dengan kematian dan merasa sedih meninggalkan hartanya, sehingga dia tidak ridha dengan keputusan Allah berupa kematian, dan menuju akhirat.
▪️Sehingga dia akhiri hidupnya dengan keburukan, lalu dia bertemu Allah dalam kondisi dia murka kepada-Nya.”

BACA JUGA: Wanita yang Didoakan Buruk oleh Bidadari

👤Kemudian, al-Khithabi menegaskan,
“Diriwayatkan bahwa
*▪️tidak ada kesempatan yang lebih diperhatikan setan untuk menyesatkan manusia, selain ketika kematiannya. *
▪️Dia akan mengundang rekan-rekannya, ‘Kumpul di sini, jika kalian tidak bisa menyesatkannya pada hari ini, kalian tidak lagi bisa menggodanya selamanya.’”
📗(Aunul Ma’bud, 4/287). []

Sumber: Konsultasi Syariah

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tahukah Anda

Orang Cerdas Adalah Orang yang Dapat Mengendalikan Nafsu

Tahukah Anda

Siapa Lukmanul Hakim, Bukan Nabi, tapi Namanya Disebutkan dalam Al-Quran?

Tahukah Anda

10 Sahabat Nabi yang Dijanjikan Masuk Surga

Tahukah Anda

Sabar, Harta yang Tidak Bisa Dicuri

Leave a Reply