Dari Bab: Fadhli Dzikrillah Ta’ala, juz VIII, hlm. 86-87 (matan Al-Bukhari cetakan Miri)
۱ – حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ أبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (إِنَّ لِلَّهِ مَلَائِكَةً يَطُوفُونَ فِي الطُّرُقِ، يَلْتَمِسُونَ أَهْلَ الذِّكْرِ، فَإِذَا وَجَدُوا قَوْمًا يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَنَادَوْا: هَلُمُّوا إِلَى حَاجَتِكُمْ، قَالَ: فَيَحُفُونَهُمْ بِأَجْنِحَتِهِمْ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا، قَالَ: فَيَسْأَلُهُمْ رَبُّهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ مِنْهُمْ : مَا يَقُولُ عِبَادِي؟ قَالُوا : يَقُولُونَ : يُسَبِّحُونَكَ وَيُكَبِّرُونَكَ، وَيَحْمَدُونَكَ وَيُمَحِّدُونَكَ، قَالَ: فَيَقُولُ : هَلْ رَأَوْنِي؟ قَالَ : فَيَقُولُونَ : لَا ، وَاللَّهُ مَا رَأَوْكَ ، فَيَقُولُ:
وَكَيْفَ لَوْ رَأَوْنِي؟ قَالَ: يَقُولُونَ: لَوْ رَأَوْكَ كَانُوا أَشَدَّ لَكَ عبَادَةٌ، وَأَشَدَّ لَكَ تَمْحِيدًا وَتَحْمِيدًا ، وَأَكْثَرَ تَسْبِيحًا ، قَالَ : فَيَقُولُ : فَمَا يَسْأَلُونِي؟ قَالَ : يَسْأَلُونَكَ الْجَنَّةَ، قَالَ : يَقُولُ: وَهَلْ رَأَوْهَا ؟ قَالَ : يَقُولُونَ : لَا ، وَاللَّهُ يَا رَبِّ مَا رَأَوْهَا، قَالَ : فَكَيْفَ لَوْ أَنَّهُمْ رَأَوْهَا؟ قَالَ : يَقُولُونَ: لَوْ أَنَّهُمْ رَأَوْهَا كَانُوا أَشَدَّ عَلَيْهَا حَرْضًا وَأَشَدَّ لَهَا طَلَبًا وَأَعْظَمَ فِيهَا رَغْبَةً قَالَ : فَمِمَّ يَتَعَوَّدُونَ قَالَ: يَقُولُونَ: مِنَ النَّارِ قَالَ: يَقُولُ : وَهَلْ رَأَوْهَا، قَالَ: يَقُولُونَ : لَا وَاللَّهِ يَا رَبِّ مَا رَأَوْهَا قَالَ : يَقُولُ: فَكَيْفَ لَوْ رَأَوْهَا قَالَ: يَقُولُونَ : لَوْ رَأَوْهَا كَانُوا أَشَدَّ مِنْهَا فَرَارًا، وَأَشَدَّ لَهَا مَخَافَةً، قَالَ: فَيَقُولُ : فَأَشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ، قَالَ : يَقُولُ مَلَكٌ مِنَ الْمَلَائِكَةِ : فِيهِمْ فُلَانٌ، لَيْسَ مِنْهُمْ، إِنَّمَا جَاءَ لِحَاجَةِ، قَالَ: هُمُ الْحُلَسَاءُ، لَا يَشْقَى بِهِمْ جليسهم).
001. Diceritakan oleh Qutaibah bin Sa’id, diceritakan oleh Jarir, dari A’masy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu yang berkata bahwa Rasululllah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai para malaikat yang selalu berkeliling di jalan-jalan dan mencari ahli dzikir. Apabila mereka menemukan sekelompok kaum yang berdzikir kepada Allah, mereka saling memanggil, ‘Kemarilah mendatangi hajat kalian (yang kalian cari)!’
Kemudian mereka mengelilingi kaum tersebut dengan sayap-sayapnya sampai ke langit dunia. Rabb mereka bertanya kepada mereka, padahal Dia sebenarnya lebih mengetahui dari mereka, ‘Apa yang diucapkan hamba-hamba-Ku?
BACA JUGA: Apa Itu Hadits Qudsi?
Beliau bersabda, ‘Mereka menjawab, ‘Mereka mengucapkan Mahasuci Engkau, Mahabesar Engkau, memuji Engkau dan mengagungkan Engkau. Dia bertanya, ‘Apakah mereka melihat-Ku?” Beliau bersabda, ‘Mereka menjawab, “Tidak. Demi Allah, mereka tidak melihat-Mu.”
Beliau bersabda, ‘Dia bertanya, ‘Bagaimana jika mereka melihat-Ku?’ Beliau bersabda, ‘Mereka menjawab, ‘Andaikan mereka melihat-Mu, niscaya mereka lebih bersemangat beribadah, mengagungkan dan memuji-Mu, dan lebih banyak bertasbih.’ Dia bertanya, ‘Apa yang mereka minta kepada-Ku?’ Beliau bersabda, ‘[Mereka menjawab], ‘Mereka minta kepada-Mu (karunia) surga.
Beliau bersabda, ‘Dia bertanya, ‘Apakah mereka melihat surga?’ Beliau bersabda, ‘Mereka menjawab, ‘Tidak. Demi Allah, mereka tidak melihat surga.’ Dia bertanya, ‘Bagaimana jika mereka melihat surga. Beliau bersabda, ‘Mereka menjawab, ‘Andaikan mereka melihatnya, niscaya mereka menginginkannya sekali, sangat mendambakannya dan besar sekali harapannya.’
Dia bertanya, ‘Dari apa mereka berlindung?’ Beliau bersabda, ‘Mereka menjawab, ‘Dari (siksa) neraka.’ Dia bertanya, ‘Apakah mereka melihatnya?’ Beliau bersabda, ‘Mereka menjawab, ‘Tidak, wahai Rabb kami, demi Allah, mereka tidak melihatnya.’
BACA JUGA: Faidah Perbedaan antara Al-Qur’an dan Hadits Qudsi
Dia bertanya, ‘Bagaimana jika mereka melihatnya?’ Beliau bersabda, ‘Mereka menjawab, Andaikan mereka melihatnya, niscaya mereka semakin menghindar dan semakin takut darinya. Kemudian Dia [Allah] berfirman, ‘Saksikan oleh kalian bahwa Aku telah mengampuni (dosa-dosa) mereka.’
Salah satu malaikat berkata, ‘Di antara mereka ada fulan yang bukan dari kelompok mereka. Dia datang hanya untuk sebuah keperluan.’ Dia berfirman, ‘Mereka adalah orang-orang yang duduk dalam satu majlis. Tidak akan sengsara orang yang duduk bersama mereka.” []
Sumber: Al-Ahaadütsu al-Qudsiyyah (Kumpulan Hadist Qudsi, Beserta Penjelasannya) / Penyusun: Imam An-Nawawi dan Al-Qasthalani) / Penerbit: Muassah ar-Rayan – Darul Manar / Cetakan: Bab 1446 H/ Februari 2025
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


