Rasulullah ﷺ bersabda,
فمن عمل منهم عمل الاخرة للدنيالم يكن له فى الاخرة نصيب
“Barangsiapa di antara mereka (umat Islam) melakukan amalan akhirat untuk dunia, maka ia tidak akan memperoleh bagian di akhirat.” (HR.Ahmad)
BACA JUGA: Hati-hati, 4 Tanda Riya Menurut Ali bin Abi Thalib
Maka, jika kita tidak mau pahala kebaikan hangus begitu saja, padahal sudah mati-matian berjuang mendapatkannya, maka sebisa mungkin harus menjauhi sifat riya.
Jika tidak bisa melakukan amalan kebaikan kecuali selalu digoda oleh penyakit riya, maka salah satu solusinya rahasiakanlah amalan tersebut.
Rasulullah ﷺ bersabda,
“Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang bertaqwa, yang selalu merasa cukup dan yang merahasiakan (ibadahnya).” (HR. Muslim)
BACA JUGA: Riya dan Tidak Ikhlas dalam Beramal, Hati-hati
Rasulullah ﷺ bersabda,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرِّيَاءُ
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan dari kalian adalah syirik kecil.” Mereka bertanya: Apa itu syirik kecil wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Riya.” []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


