Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,
“ومن أعظم الكذب: ما يفعله بعض الناس اليوم، يأتي بالمَقَالة كذباً يعلم أنها كذب، لكن من أجل أن يضحك الناس، وقد جاء في الحديث الوعيد على هذا،
“Termasuk kedustaan terbesar adalah perbuatan sebagian orang di zaman ini yang membawakan kisah humor dusta —dan dia tahu itu adalah dusta— untuk membuat orang lain tertawa.”
BACA JUGA: Hukum Membuka Wajah di Hadapan Ipar dan Suaminya Sepupu
Ada hadits yang mengancam perbuatan ini.
Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
ويلٌ للذي يحدِّثُ فيكذب ليضحك به القوم، ويلٌ لهُ، ويلٌ له
“Kebinasaan bagi seseorang yang bercerita dusta untuk membuat orang-orang tertawa.. kebinasaan baginya, kebinasaan baginya!”
BACA JUGA: Hukum Sedekah Mengharap Keajaiban Duniawi
وهذا وعيدٌ على أمرٍ سهُل عند كثير من الناس.”
Inilah ancaman terhadap perbuatan yang dianggap remeh ini oleh banyak manusia.” []
(Syarah Riyadhush-Sholihin, 1/297) | Berbagi Al-Ilmu
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


