JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibadah

Istighfar Akan Menghapuskan Dosa, Seberapa Besar Pun Dosa Itu

Hukum Berdoa Agar Panjang Umur

Manusia tidak pernah luput dari kesalahan. Ada dosa yang dilakukan karena kelemahan, ada pula yang terjadi karena seseorang mengikuti hawa nafsunya. Namun, sebesar apa pun dosa seorang hamba, jangan pernah membuatnya berputus asa dari ampunan Allah.

Salah satu pintu terbesar menuju ampunan itu adalah istighfar.

Allah Azza wa Jalla berfirman:

﴿وَمَن يَعمَل سوءًا أَو يَظلِم نَفسَهُ ثُمَّ يَستَغفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفورًا رَحيمًا﴾

“Dan barangsiapa yang berbuat kejelekan atau menzalimi dirinya lalu ia beristighfar kepada Allah, niscaya ia akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa’: 110)

BACA JUGA: Istighfar Kita

Ayat ini membawa kabar gembira bagi setiap hamba yang pernah terjatuh dalam dosa. Allah tidak mengatakan bahwa orang yang berdosa harus menjauh dari-Nya. Justru Allah membuka pintu untuk kembali.

Perhatikan kalimat ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ — “kemudian ia memohon ampun kepada Allah.”

Inilah jalan keselamatan: setelah melakukan kesalahan, jangan terus-menerus tenggelam di dalamnya. Segeralah kembali kepada Allah dengan istighfar dan taubat.

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu memberikan gambaran yang sangat dalam tentang luasnya ampunan Allah. Beliau berkata:

وَلَوْ كَانَتْ ذُنُوبُهُ أَعْظَمَ مِنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ

“Walaupun dosa-dosanya lebih besar dari langit, bumi, dan pegunungan.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dalam tafsirnya, no. 8235).

Betapa luasnya rahmat Allah!

Namun, istighfar bukan sekadar ucapan yang keluar dari lisan sementara hati tetap berniat mengulangi dosa. Taubat yang benar harus disertai penyesalan, meninggalkan dosa, dan tekad untuk tidak kembali kepadanya. Jika dosa tersebut berkaitan dengan hak manusia, maka hak tersebut juga harus ditunaikan atau diselesaikan dengan cara yang benar.

Karena itu, jangan pernah merasa dosa kita terlalu banyak untuk diampuni.

Jangan berkata, “Aku sudah terlalu jauh.”

Jangan pula berpikir, “Allah pasti tidak akan mengampuniku.”

Selama nyawa belum sampai di tenggorokan dan kesempatan bertaubat masih terbuka, kembalilah kepada Allah.

BACA JUGA: 5 Hal tentang Istighfar

Perbanyaklah mengucapkan:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

“Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”

Bisa jadi, istighfar yang kita ucapkan dengan penuh penyesalan menjadi sebab Allah menghapus dosa-dosa kita, membersihkan hati kita, dan mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik.

Jangan lelah beristighfar. Sebab kita tidak pernah tahu, istighfar yang mana yang menjadi sebab turunnya ampunan Allah kepada kita. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibadah

Sunnah yang Banyak Ditinggalkan: Mengucapkan Salam kepada Anak-Anak

Ibadah

Wajib Berdiri dalam Shalat Fardhu

Ibadah

Waktu Dzikir Petang

Ibadah

Waktu Dzikir Pagi