Sebagian Salaf mengatakan: “Kemaksiatan merupakan pengantar kekafiran, sebagaimana ciuman merupakan pengantar jima’, nyanyian merupakan pengantar zina, pandangan merupakan pengantar asmara, dan sakit merupakan pengantar kematian.”
Disebutkan dalam al-Hilyah, dari Ibnu Abbas, dia berkata: “Hai pelaku dosa, jangan kamu merasa aman dari akibat yang buruk dari dosa ini; juga dari perkara lain yang mengikuti dosa tersebut, yang lebih besar daripada dosa yang kamu perbuat.
BACA JUGA: 5 Kunci Kesabaran agar Terhindar dari Maksiat
“Tiadanya rasa malumu terhadap apa yang berada di kanan dan kirimu ketika berbuat dosa itu lebih besar daripada dosa itu sendiri. Tawamu, padahal kamu tidak tahu apa yang akan Allah lakukan terhadapmu, juga lebih besar daripada dosa yang telah kamu lakukan.
“Kegembiraanmu dengan dosa yang berhasil kamu lakukan adalah lebih besar daripada dosa itu sendiri. Kesedihanmu atas dosa yang tidak berhasil kamu lakukan lebih besar daripada dosa itu.
“Ketakutanmu kepada angin yang jika berembus akan menyingkap tabir pintumu ketika berbuat dosa, namun hatimu tidak terguncang meskipun Allah melihatmu, adalah lebih besar daripada dosa yang kau lakukan.
“Celakalah kamu. Tidakkah kamu mengetahui dosa Nabi Ayyub hingga Allah memberikan cobaan pada tubuhnya, bahkan hartanya pun lenyap?”
BACA JUGA: Jika Maksiat dan Dosa Sudah Terus Dilakukan
Ada orang miskin yang meminta tolong kepada Ayyub untuk menolak orang yang zhalim, tetapi beliau tidak membantunya. Ia tidak mencegah orang zhalim dari berbuat kezhaliman sehingga Allah memberikan cobaan kepadanya.”
Imam Ahmad menuturkan: “Kami diberitahu oleh al-Walid, dia berkata: ‘Aku mendengar al-Auza’i berkata: ‘Aku pernah mendengar Bilal bin Sa’id mengatakan: ‘Janganlah kalian melihat kepada kecilnya kemaksiatan, namun lihatlah siapa yang kalian durhakai.”
Bid’ah juga merupakan pengantar kesesatan. []
Sumber: Ad-Daa’ wad Dawaa’, Macam-macam Penyakit hati yang Membahayakan dan Resep Pengobatannya, karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pustaka Imam As-Syafi’i, Cetakan ke-10 November 2016 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


