JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Jiwa dan Ruh; Sama ataukah Berbeda?

Imam Ibnu Qayyim menjelaskan, orang berbeda pendapat dalam hal ini. Ada yang berpendapat, jiwa dan ruh intinya sama. Demikian pendapat mayoritas. Ada juga yang be-pendapat, ruh dan jiwa berbeda.

Berikut kami jelaskan rahasia masalah ini:

Jiwa disebut untuk beberapa hal; di antaranya ruh dan jiwa. Jiwa dalam Al-Qur’an disebut untuk esensi dzat secara keseluruhan, seperti yang disebutkan dalam firman Allah:

BACA JUGA:  Pandangan Mengikuti Ruh saat Dicabut

فَسَلِّمُوا عَلَى أَنفُسِكُمْ ))

“Hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri.” (QS. An-Nur: 61)

يَوْمَ تَأْتِي كُلُّ نَفْسٍ تُجَادِلُ عَن نَّفْسِهَا ))

“(Ingatlah) suatu hari (ketika) tiap-tiap diri datang untuk membela dirinya sendiri.” (QS. An-Nahl: 111)

كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ رَهِينَةٌ (٣)

“Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya.” (QS. Al-Muddatstsir: 38)

Sementara ruh tidak disebut untuk raga baik secara tersendiri atau bersamaan dengan jiwa. Ruh disebut untuk Al-Qur’an yang diwahyukan Allah kepada rasul-Nya. Allah firman: ber-

وَكَذَلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِنْ أَمْرِنَا )

“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al-Qur’an) dengan perintah Kami.” (QS. Asy-Syura: 52)

Wahyu yang Allah sampaikan kepada para nabi dan rasul-Nya. Allah berfirman:

BACA JUGA:  Apakah Ada Pengaruh Jin terhadap Wanita Penduduk Dunia?

رَفِيعُ الدَّرَجَاتِ ذُو الْعَرْشِ يُلْقِي الرُّوحَ مِنْ أَمْرِهِ، عَلَى مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ لِنُذِرَ يَوْمَ الثَّلَاقِ )

“(Dialah) yang Maha Tinggi derajat-Nya, yang mempunyai ‘Arsy, yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat).” (QS. Ghafir: 15)

Disebut ruh karena raga hidup karena keberadaannya. Perbedaan antara jiwa dan ruh terletak pada ciri-ciri, bukan pada esensinya. []

Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Misteri Kematian – Menguak Fenomena Kematian & Rentetan Peristiwa Dahsyat Menjelang Kiamat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Gua Ashabul Kahfi, Salah Satu Tanda Kebesaran Allah

Kajian

Antara Orang Zuhud dan Fuqaha

Kajian

Talbis Iblis dalam Berpegang Teguh terhadap Sesuatu yang Tidak Diwajibkan

Kajian

Menyampaikan Salam: Adab, Amanah, dan Tanggung Jawab dalam Syariat