JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Pandangan Mengikuti Ruh saat Dicabut

Diriwayatkan dari Ummu Salamah ia berkata: Rasulullah memasuki kediaman Abu Salamah sementara padangannya telah terasa berat, beliau memejamkan mata Abu Salamah lalu bersabda:

إِنَّ الرُّوحَ إِذَا قُبِضَ تَبِعَهُ الْبَصَرُ

“Sungguh pandangan itu mengikuti ruh saat dicabut.” (Riwayat Muslim, hadits nomor 920)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah bersabda:

أَلَمْ تَرَوْا الْإِنْسَانَ إِذَا مَاتَ شَخَصَ بَصَرُهُ قَالُوا بَلَى قَالَ فَذَلِكَ

حِينَ يَتْبَعُ بَصَرُهُ نَفْسَهُ

“Bukankah kalian melihat seseorang saat mati menenga dahkan pandangan? Para sahabat menjawab: Betul. Beliau meneruskan: Itu saat pandangan mengikuti ruhnya.” (Riwayat Muslim, hadits nomor 921)

BACA JUGA: 4 Golongan Manusia dengan Kematian

ORANG MUKMIN WAFAT DENGAN KERINGAT DI DAHI

Diriwayatkan dari Buraidah, nabi bersabda:

الْمُؤْمِنُ يَمُوتُ بِعَرَقِ الْجَبِينِ

“Orang mukmin meninggal dengan keringat di dahi.” (Riwayat At-Tirmidzi, hadits nomor 982, Ibnu Majah, hadits nomor 1452. dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’, hadits nomor 1188)

Imam Al-Qurthubi berkata: Abdullah berkata: Sungguh orang mukmin itu meninggal dengan kesalahan-kesalahan yang masih ada, kemudian dibalas saat mati, karena itulah dahinya berkeringat.

Sebagian ulama menyampaikan, orang mukmin mati dengan mengeluarkan keringat di dahi karena merasa malu kepada Rabb atas perintah-Nya yang ia langgar, karena bagian-bagian bawah tubuh sudah mati, yang tersisa hanya kekuatan hidup dan gerakan-gerakan tubuh bagian atas, rasa malu terdapat di kedua mata, dan saat berkeringat itulah orang mukmin merasa malu kepada Rabb, sementara orang kafir buta dari semua itu.

Ahli tauhid yang disiksa sibuk dengan siksa yang menimpa sehingga tidak sempat melakukan semua itu, keringat yang terlihat saat sekarat hanya untuk orang yang mendapatkan rahmat saja, sebab tidak ada seorang wali pun, orang yang benar imannya maupun orang yang berbakti melainkan merasa malu kepada Rabb, meski mendapat berita gembira, hadiah dan beragam kemuliaan.” (At-Tadzkirah, hal: 18-19)

PASTI MELINTAS

Setiap kita pasti melalui jembatan perlintasan, angin utara dan selatan menerpa kita. Duhai pedihnya petaka yang begitu lama setelah lama melintas, berada di suatu tempat yang kesabaran tidak lagi berguna saat itu (maksudnya kuburan), menyesali segala kesalahan yang dilaku-kan, menerkam harta kekayaan dengan semangat, kemana gerangan mereka yang bersaing di istana-istana itu? Kini mereka berada di sempitnya kubur, kemana gerangan mereka yang mondar mandir ke tempat-tempat lacur itu? Kemana gerangan bidadari-bidadari yang sebaya itu? Seperti apa gerangan purnama orang-orang baik dirias?

BACA JUGA:  Kematian Seorang Muslim

Semuanya tenggelam dalam samudera kehancuran, orang-orang hina dan terhormat sama-sama berada di bawah tanah dan kuburan, tiada lagi perbedaan antara mereka yang memiliki budak wanita dan yang memiliki anak gadis pingitan di tempat yang menakutkan itu. Terbukti dengan jelas bagi semua orang bahwa dunia adalah tempat tipuan, memalsukan angan seolah-olah terlihat kekal namun itu hanyalah tipuan belaka, dan di tempat kembali itu mereka tahu keburukan mereka yang dulu di dunia mereka bergembira ria.” (Bergembira melakukan berbagai dosa dan hawa nafsu terlarang)

Itulah tempat kembali meski kalian diberi umur panjang sekalipun.

Ketika batas waktu itu berakhir, saat sangkakala telah ditiup, kala burung-burung pergi meninggalkan sarang, kala bumi terguncang seperti gelombang, saat langit berjalan, saat itu orang-orang kafir menemui neraka yang berkobar dan mendidih. []

Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Misteri Kematian – Menguak Fenomena Kematian & Rentetan Peristiwa Dahsyat Menjelang Kiamat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Cerdas dalam Mencari Akhirat

Yaumul Hisab

Surga dan Neraka Sekarang Sudah Ada

Yaumul Hisab

Dimanakah Surga Itu?

Yaumul Hisab

Hal yang Dihisab dan yang Ditanyakan pada Setiap Hamba