JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Sirah

Kecintaan Tsauban

Seorang budak bernama Tsauban sangat menyayangi dan hatinya selalu merindukan Rasulullah Muhammad ﷺ sehari saja tidak bertemu nabi, terasa seperti setahun baginya.

Kalau bisa, ia ingin bersama Rasulullah ﷺ setiap waktu. Jika tidak bertemu Rasulullah, ia amat sedih, murung, dan sering menangis. Demikian juga yang dilakukan Rasulullah ﷺ terhadap Tsauban begitu mengetahui betapa besarnya kasih akung terhadap dirinya.

Suatu hari Tsauban berjumpa Rasulullah ﷺ dan berkata, “Ya Rasulullah, aku sebenarnya tidak sakit. Aku sangat sedih jika berpisah dan tidak bertemu denganmu walaupun sekejap.

BACA JUGA:  Amalan Agar Bisa Menemani Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam Di Surga

“Jika sudah bertemu, barulah hatiku menjadi tenang dan gembira sekali.

“Apabila memikirkan akhirat, hati ini bertambah cemas dan takut kalau kalau tidak dapat bersama denganmu. Kedudukanmu sudah tentu di surga yang tinggi, sedangkan aku belum tentu, entah di surga paling bawah, atau yang paling mencemaskan kemungkinan tidak dimasukkan ke surga langsung.

“Jika demikian, tentu aku tidak akan bertemu denganmu lagi.

Rasulullah ﷺ amat terharu mendengar perkataan Tsauban. Namun beliau tidak dapat berbuat apa-apa karena balasan surga atau neraka bagi setiap hamba itu hak dan urusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

BACA JUGA:  Orang yang Masuk Surga

Setelah peristiwa itu, turunlah wahyu kepada Rasulullah ﷺ yang berbunyi:

وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَالرَّسُوْلَ فَاُولٰۤىِٕكَ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاۤءِ وَالصّٰلِحِيْنَۚ وَحَسُنَ اُولٰۤىِٕكَ رَفِيْقًا ۝٦٩

wa may yuthi‘illâha war-rasûla fa ulâ’ika ma‘alladzîna an‘amallâhu ‘alaihim minan-nabiyyîna wash-shiddîqîna wasy-syuhadâ’i wash-shâliḫîn, wa ḫasuna ulâ’ika rafîqâ

“Siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nabi Muhammad), mereka itulah orang-orang yang (akan dikumpulkan) bersama orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (Quran Surat An-Nisaa Ayat 69)

Maka bergembiralah. Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai. []

Sumber: Bermalam Di Surga, Karya: Dr. Hasan Syam Basya, Penerbit Gema Insani Press, Cetakan Pertama, Ramadhan 1436 H / 2015 H

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Sirah

Abu Bakar: "Bagaimanakah Keadaan Rasulullah ﷺ?"

Sirah

Cinta Nabi pada Khadijah

Sirah

Khadijah Menenangkan Muhammad

Sirah

Bacalah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *