JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Kekayaan

Allah Ta’ala berfirman di dalam Al-Quran surat Al-An’am ayat 165, “Dan Dia meninggikan sebagian kamu atas sebagian lainnya beberapa derajat.” Dalam menafsirkan ayat ini, Imam Ibnu Katsir Rahimahullahu Ta’ala mengatakan, “Allah Ta’ala membedakan di antara kalian dalam hal rezeki, akhlak, kebaikan, keburukan, penampilan, bentuk, dan warna kulit. Terdapat hikmah di balik semua itu.” Perhatikanlah, Allah Ta’ala sudah menakdirkan bahwa tidak semua hamba diberikan kekayaan. Penghasilan masing-masing orang berbeda. Tidaklah sama pekerjaan satu orang dengan yang lainnya. Semuanya memiliki kecenderungan dan hobi masing-masing. Tidak bisa dipaksa sama. Mustahil disetarakan. Di tahap ini, ‘Muslim harus kaya’ perlu direvisi atau diluruskan. Sebab ketika salah dipahami, harus kaya berdampak pada dihalalkannya berbagai macam cara, asal bisa mendapatkan kekayaan yang didambakan. Lantas, bagaimana seharusnya? Senantiasalah belajar agar tidak keliru dalam memahami. Yang diwajibkan adalah bekerja. Mengulik berbagai jenis karunia Allah Ta’ala yang terhampar di semesta raya. Soal hasil adalah kuasa-Nya Ta’ala. Namun, Nabi ﷺ juga mensyariatkan ‘itqan dalam pekerjaan. Ialah bertindak secara professional. Tidak asal bekerja. Tidak asal-asalan dalam melakukan amanah yang diberikan kepadanya. Lakukan dengan sebaik mungkin. Dari hati yang paling dalam. Ketika professional sudah menjadi jiwa dalam melakukan pekerjaan, insyaAllah hasil tiada pernah mengkhianati proses. Pun sebaliknya, mustahil mendapatkan hasil nan memuaskan jika upayanya seadanya. Hanya setengah-setengah. Ketika fokusnya kerja, kekayaan tak lagi menjadi tujuan. Muara dari kerja ialah tawakkal dan qanaah. Menyerahkan seluruh hasil kepada-Nya dan berpuas diri terhadap berapa pun pemberian-Nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Apakah Kebaikan Anak-anak Juga Dihisab?

Kajian

Hukum Menjual Peralatan Kecantikan

Kajian

4 Makna Kata Fitnah dalam Al-Quran

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (2-Habis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *