JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Mandul

Rasulullah ﷺ pernah bertanya kepada para sahabat, “Menurut kalian, siapakah orang yang mandul itu?” Kami menjawab, “Orang yang tidak punya anak.”

Rasulullah ﷺ bersabda, “Bukan itu yang dimaksud dengan mandul. Tetapi yang dimaksud dengan mandul adalah orang yang tidak dapat memberikan apa-apa kepada anaknya,” (HR. Ahmad dan Muslim).

Imam Nawawi menjelaskan makna hadis tadi, “Kalian menganggap bahwa Raquub adalah orang yang tertimpa musibah dengan kematian anak-anaknya. Padahal syara memandang bahwa Raquub adalah orang yang tidak ditinggal meninggal oleh anaknya sehingga ia tidak mendapatkan pahala bersabar atas musibah meninggalnya anak.”

Jadi, orang mandul di sini bukanlah orang yang tidak punya anak. Melainkan, ia mempunyai anak dan anak-anaknya masih hidup mendampinginya.

Sedang mereka yang tidak punya anak, karena ditinggal meninggal oleh anak-anaknya itulah yang memperoleh ganjaran dari Allah SWT.

Barangsiapa ditinggal anaknya lalu ia bersabar dan mengharap ganjaran dari Allah, ia akan mendapat ganjaran besar.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah ﷺ dalam sabdanya, ‘Tiada seorang pun dari golongan kaum Muslimin yang ditinggal mati oleh tiga orang anaknya, yang akan disentuh oleh api neraka, melainkan seperti berlakunya sumpah,’ (HR. Bukhari dan Muslim). []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

11 Syarat Terkabulnya Doa (2-Habis)

Kajian

11 Syarat Terkabulnya Doa (1)

Kajian

Maksud dari 'Yang Paling Baik Membayar Utang'

Kajian

6 Adab Sebelum Keluar Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *