JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Akhir Zaman

Memegang Bara Api di Akhir Zaman

Rasulullah ﷺ pernah menggambarkan beratnya istiqamah di akhir zaman dengan perumpamaan yang sangat dalam. Beliau bersabda:

فَإِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ أَيَّامًا الصَّبْرُ فِيهِنَّ مِثْلُ القَبْضِ عَلَى الجَمْرِ، لِلْعَامِلِ فِيهِنَّ مِثْلُ أَجْرِ خَمْسِينَ رَجُلًا يَعْمَلُونَ مِثْلَ عَمَلِكُمْ

“Sesungguhnya di belakang kalian nanti ada hari-hari, di mana bersabar pada waktu tersebut seperti memegang bara api. Orang yang beramal pada waktu itu mendapatkan pahala seperti pahala 50 orang yang beramal seperti amal kalian.”

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, pahala 50 orang dari kami atau dari mereka?”

BACA JUGA:  Di Akhir Zaman, Waktu Berdekatan

Beliau menjawab, “Pahala 50 orang dari kalian.”

(HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Abu Dawud; dishahihkan oleh Muhammad Nasiruddin al-Albani)

Hadits ini terasa sangat relevan dengan keadaan zaman sekarang. Menjaga iman di tengah derasnya fitnah bukan perkara mudah. Orang yang ingin istiqamah sering dianggap aneh, fanatik, bahkan ditinggalkan. Menjaga pandangan menjadi sulit, menjaga lisan semakin berat, dan mempertahankan kejujuran sering membuat seseorang kalah dalam urusan dunia.

Karena itulah Rasulullah ﷺ menyebutnya seperti menggenggam bara api. Panas, menyakitkan, dan membuat banyak orang ingin melepaskannya.

Namun justru di situlah letak kemuliaannya.

Orang yang tetap menjaga shalat di tengah kesibukan dunia, tetap menjaga hijab ketika lingkungan meremehkannya, tetap jujur saat kebanyakan orang memilih curang, serta tetap berpegang pada sunnah ketika manusia menjauh darinya, maka mereka memiliki kedudukan besar di sisi Allah.

Abdullah bin Al-Mubarak pernah berkata, “Tidak tersisa dari kelezatan dunia kecuali berdiri di malam hari dan bertemu saudara yang shalih.” Ucapan ini menunjukkan bahwa di zaman penuh kerusakan, orang beriman sering hanya menemukan ketenangan dalam ibadah dan lingkungan yang baik.

BACA JUGA:  Orang-orang yang Tertipu di Akhir Zaman

Sementara Al-Fudhail bin Iyadh mengatakan, “Berpeganglah pada jalan petunjuk walaupun sedikit yang menempuhnya, dan jangan tertipu dengan banyaknya orang yang binasa.”

Hadits ini bukan membuat seorang Muslim pesimis menghadapi akhir zaman. Justru ini kabar gembira. Semakin berat menjaga agama, semakin besar pula pahala di sisi Allah.

Maka jangan lelah bertahan dalam kebaikan. Bisa jadi, di saat banyak manusia lalai, satu amal kecil yang istiqamah justru bernilai seperti amal puluhan orang di generasi terbaik umat ini. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Akhir Zaman

Di Akhir Zaman: Maraknya Fitnah, Kebohongan, dan Ramainya Pasar

Akhir Zaman

Di Akhir Zaman, Waktu Berdekatan

Akhir Zaman

Orang yang Berada di Atas Kebenaran akan Terasing

Akhir Zaman

Banyak Wanita Berdagang, Tanda Zaman yang Perlu Dihisabi