Tatkala menerangkan larangan mencela orang lain.
Allah ta’ala berfirman,
وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ
“Dan janganlah kalian mencela diri sendiri.” (QS. Al-Hujuraat: 11)
BACA JUGA: Jangan Cela Dosa atau Aib Saudaramu
Menjelaskan makna ayat di atas Ibnu Abbas, Mujahid, Sa’id bin Jubair, Qatadah, Muqatil bin Hayyan rahimahumullah berkata,
Janganlah kalian saling mencela sebagian dengan sebagian lainnya
(Tafsir Ibnu Katsir)
Mengapa mencela orang lain dikaitkan dengan celaan terhadap diri sendiri?
Setidaknya ada dua penekanan:
1. Kaum mukmin itu bagai satu tubuh utuh. Sehingga saat ia mencela orang lain, sejatinya seperti sedang mencela dirinya sendiri.
BACA JUGA: Mengetahui Aib
2. Ketika mendapat celaan, seringkali seseorang akan balas mencela. Maka keadaan ini seakan ia mencela diri sendiri. []
SUMBER: SAHABAT ILMU
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


