Ada air yang suci dan mensucikan. Ada air suci tetapi tidak mensucikan karena tercampur dengan unsur lain yang mengubah statusnya.
Ada air najis karena tercampur benda najis hingga najis tersebut mendominasi. Demikian pula beragam model manusia yang ada dalam kehidupan dunia ini.
Allah menyebut orang-orang musyrik dengan sebutan najis.
BACA JUGA: Adab di Rambut Manusia
يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِنَّمَا الْمُشْرِكُوْنَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَـرَا مَ بَعْدَ عَا مِهِمْ هٰذَا ۚ وَ اِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيْكُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۤ اِنْ شَآءَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ
“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis (kotor jiwa), karena itu janganlah mereka mendekati Masjidilharam setelah tahun ini.
Dan jika kamu khawatir menjadi miskin (karena orang kafir tidak datang), maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.” (QS. At-Taubah: 28)
Allah menyebut kemusyrikan mereka sebagai sesuatu yang najis.
فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنَ الْأَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ
“… maka jauhilah (penyembahan) berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan dusta.” (QS. Al-Hajj: 30)
BACA JUGA: 3 Rasa Malu dalam Diri Manusia
Allah juga menyebut orang-orang munafiq sebagai manusia najis.
وَاَ مَّا الَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ فَزَا دَتْهُمْ رِجْسًا اِلٰى رِجْسِهِمْ وَمَا تُوْا وَهُمْ كٰفِرُوْنَ
“Dan adapun orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit, maka (dengan surat itu) akan menambah kekafiran mereka yang telah ada dan mereka akan mati dalam keadaan kafir.” (QS. At-Taubah: 125) []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


