JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Sirah

Nabi Mengusir Ibnu Shayyad, Si Peramal

Di dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Ibnu Shayyaad, “Aku menyembunyikan sesuatu. Coba tebak!”

Ibnu Shayyad berkata, “Itu adalah ad-dukh… !”

BACA JUGA:  Saat Seorang Pemuda Mendatangi Nabi dan Meminta Izin untuk Berzina

Mendengar jawaban itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Enyahlah. Engkau tidak akan melebihi kadar dirimu!”

Perawi hadits ini mengatakan, “Saat itu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam menyembunyikan tulisan ayat ‘Fartaqib yauma ta’tis-samaa’u bi dukhaanin mubiin’ di tangan beliau.”

Ini menunjukan bahwa asap yang disebutkan itu adalah sesuatu yang akan datang atau terjadi.

Dan Ibnu Shayyad adalah seorang yang bisa mengungkap sebagian rahasia dengan cara-cara yang biasa dilakukan para tukang ramal dengan menggunakan perantaraan kelompok jin.

Jin biasanya membisikkan perkataan secara ringkas (terpotong), sehingga Ibnu Shayyad mengatakan, “Ad-dukh…,” padahal yang dia maksud adalah ad-dukhaan.

BACA JUGA: Mukjizat Nabi dan Air Susu Kambing

Mendengar jawaban itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pun akhirnya tahu dari mana Ibnu Shyayaad memperoleh bisikan, yaitu dari setan, sehingga beliau bersabda kepadanya, “Enyahlah! Engkau tidak akan melebihi kadar dirimu.”

Wallahu a’lam []

Sumber: Kiamat, Tanda-Tandanya Menurut Islam, Kristen, dan Yahudi/Karya: Manshur Abdul Hakim/Penerbit: Gema Insani Press/2006

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Sirah

Abu Thalhah dan Harta Paling yang Dicintainya

Sirah

Penggembala Kambing pada Abdullah bin Umar: Sungguh, Allah Melihat Perbuatan Saya

Sirah

2 Putri Nabi yang Diceraikan 2 Putra Abu Lahab

Sirah

Nabi dan Abu Bakar, Ibaratnya …

Leave a Reply