Takwa adalah mahkota yang hanya dikenakan oleh hati yang tunduk.
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Takwa adalah melaksanakan perintah Allah karena cinta, dan menjauhi larangan-Nya karena takut.”
Takwa bukan sekadar ucapan, tapi jalan hidup seorang mukmin.
Orang bertakwa tak butuh pujian manusia, cukup ridha Allah sebagai kemuliaan.
Ulama salaf berkata: “Takwa adalah meninggalkan dosa, yang tampak maupun yang tersembunyi.”
BACA JUGA: Keuntungan Jadi Orang Bertakwa
Takwa menjadikan hati lembut, pikiran jernih, dan langkah terarah.
Takwa adalah benteng yang melindungi dari kezaliman diri sendiri.
Imam Al-Hasan Al-Bashri berkata: “Orang bertakwa adalah yang takut berbuat dosa walau sendirian.”
Takwa itu bukan pakaian seremonial, tapi pakaian hati yang melekat di setiap keadaan.
Orang bertakwa menangis dalam sepi, tapi bersinar di hadapan Allah.
Takwa membuat sedikit menjadi cukup, dan susah menjadi tenang.
BACA JUGA: Lisan, Titian yang Menyelamatkan atau Menjerumuskan
Siapa yang bertakwa, Allah janjikan jalan keluar dari setiap kesempitan.
Ulama berkata: “Takwa adalah kunci segala kebaikan dan penutup segala keburukan.”
Jadilah muslim yang bertakwa, bukan hanya terlihat baik di pandangan manusia.
Karena takwa adalah kemuliaan sejati yang tak akan pudar bersama waktu. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


