JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tahukah Anda

Para Nabi Mendapat Pilihan Saat Akan Wafat

Kufur

Sebelum para nabi wafat, Allah memperlihatkan pahala dan balasan kepada mereka. Kemudian mereka disodorkan pilihan antara tetap tinggal di dunia atau berpindah ke maqam yang mulia. Tak pelak lagi para nabi memilih kenikmatan abadi. Hal ini terjadi pada Rasulullah saw. Beliau disodorkan pilihan lalu memilih.

BACA JUGA: Ibrahim, Putra Rasulullah yang Wafat saat Masih Kecil

Dalam Shahih al-Bukhari, Aisyah ra. berkata, “Rasulullah ﷺ . saat masih sehat bersabda, ‘Sesungguhnya tak seorang nabi pun diwafatkan sampai ia melihat surga yang menjadi tempat tinggalnya, kemudian ia disodorkan pilihan. Ketika malaikat maut datang kepada Rasul yang saat itu berada di atas pahaku, beliau pingsan sesaat. Kemudian beliau siuman dan mengarahkan pandangannya ke atap seraya berkata, “Ya Allah, tempat yang tertinggi. Aku berkata, ‘Berarti beliau tidak memilih kita, dan aku mengetahui itu adalah pembicaraan yang beliau arahkan kepada kita.” Aisyah meneruskan, “Itu adalah kata terakhir yang diucapkan oleh Nabi ﷺ, yakni ucapan: Ya Allah, di tempat tertinggi.”

(Diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab “Riqaq”, subbab “Orang yang Senang Berjumpa Allah”. Lihat Fath al-Bari, XI, h. 357. Muslim juga meriwayatkan hadis ini dalam Shahil-nya, juga Malik dalam al-Muwaththa, dan Tirmidzi dalam Sunan-nya. Ibn al-Atsir menuturkan riwayat-riwayat hadis dari Aisyah ini dalam Jami’ al-Ushul, XI, h. 67)

BACA JUGA:   Seri Fathul Makkah (3-Habis): Tanda Rasulullah Akan Wafat

Dalam salah satu riwayat (Diriwayatkan oleh semua ulama hadis) disebutkan. “Lalu aku mendengar suara Nabi saw. yang sangat berat pada waktu sakit menjelang wafatnya, ‘Barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baik-nya.'” (Q.S. an-Nisa: 69) []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi  / Cetakan 1, Mei 2002

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tahukah Anda

Shallat Dhuha, Sebaiknya Jam Berapa?

Tahukah Anda

Dunia Hanyalah Sayap Nyamuk

Tahukah Anda

3 Kunci Kebahagiaan Seorang Muslim

Tahukah Anda

10 Sisi Positif Bangsa Arab