JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Uncategorized

Rekreasi Hati

Ada satu hal yang terkadang dilupakan manusia, yaitu menjadwalkan rekreasi hati.

Padahal hati juga bisa sangat jenuh dan perih.

Selain sering sakit hati dan makan hati, hati juga bisa mati bila sering lupa akhirat.

Adapun rekreasi hati tempatnya adalah di taman surga (majelis ilmu).

BACA JUGA:  Jika Hati Dipenuhi Hasad

Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda, ”Jika kalian melewati taman-taman surga, maka singgahlah dengan senang.”

Para sahabat bertanya, ”Apakah taman-taman surga itu?”

Beliau menjawab, ”Halaqah-halaqah dzikir (majelis ilmu).” (HR. Tirmidzi).

Kita dapati manusia, mungkin fresh pikirannya setelah rekreasi. Matanya tidak jenuh setelah rekreasi.

Akan tetapi, ketika kembali ke rutinitas harian. Pikiran kembali menjadi stres dan mata kembali jenuh. Bahkan lebih parah dari sebelumnya.

Berbeda dengan setelah rekreasi hati.

▫️Ia kembali ke rutinitas dengan hati yang lapang.
▫️Tanpa mengeluh karena ia nikmati karunia Allah dengan qana’ah.
▫️Jauh dari rasa dengki dan perlombaan tidak sehat dunia.

Saling sikut dan menjatuhkan hanya untuk mendapatkan dunia yang sempit.

Tapi ia mencari yang sangat luas (rahmat Allah).

BACA JUGA:  3 Penyebab Hati Menjadi Rusak

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Dan tidaklah sekelompok orang berkumpul di dalam satu rumah di antara rumah-rumah Allah; mereka membaca Kitab Allah dan saling belajar di antara mereka, kecuali KETENANGAN turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan (para malaikat) di hadapan-Nya.” (HR. Muslim) []

SUMBER: ASYSYAMIL.COM

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Uncategorized

Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab

Uncategorized

Larangan Dengki

Uncategorized

Tangis di Abwa

Uncategorized

Mengabaikan Ucapan Buruk Orang Lain kepadamu

Leave a Reply