JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

3 Penyebab Hati Menjadi Rusak

Kebahagiaan seseorang akan mendalam ketika dia sudah dapat memuaskan jasad dan pikirannya, kemudian dilanjutkan dengan memuaskan qalbunya.

Qalbu akan merasakan sakit sebagaimana badan juga merasakan sakit, maka obatnya adalah istighfar, taubat, dan kembali kepada Allah.

Qalbu akan menjadi kusam sebagaimana kaca, sedangkan membersihkannya dengan berdzikir.

BACA JUGA:  3 Jenis Hati Manusia

Qalbu akan telanjang seperti badan, sedangkan pakaiannya adalah taqwa. Qalbu juga dapat merasa lapar dan haus, sedangkan makanan dan minumannya adalah mengenal Allah, mencintai-Nya, tawakkal, serta kembali dan mengabdi kepada-Nya.

Setidaknya ada beberapa sebab hati dapat menjadi rusak:

1. Sebab kemusyrikan, yaitu mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain.

Allah SWT berfirman:

سَنُلْقِيْ فِيْ قُلُوْبِ الَّذِيْنَ كَفَرُوا الرُّعْبَ بِمَاۤ اَشْرَكُوْا بِاللّٰهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهٖ سُلْطٰنًا ۚ وَمَأْوٰٮهُمُ النَّارُ ؕ وَ بِئْسَ مَثْوَى الظّٰلِمِيْنَ

“Akan Kami masukkan rasa takut ke dalam hati orang-orang kafir, karena mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu. Dan tempat kembali mereka ialah neraka. Dan (itulah) seburuk-buruk tempat tinggal (bagi) orang-orang zalim.” (QS. Ali ‘Imran: Ayat 151)

2. Berpaling dari kebenaran dan mengikuti hawa nafsu.

Allah SWT berfirman:

ؕ فَلَمَّا زَاغُوْۤا اَزَاغَ اللّٰهُ قُلُوْبَهُمْ ؕ وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفٰسِقِيْنَ

“… Maka ketika mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.” (QS. As-Saff: Ayat 5)

Allah SWT berfirman:

ٍ ثُمَّ انْصَرَفُوْا ؕ صَرَفَ اللّٰهُ قُلُوْبَهُمْ بِاَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ

“… Setelah itu mereka pun pergi. Allah memalingkan hati mereka disebabkan mereka adalah kaum yang tidak memahami.” (QS. At-Taubah: Ayat 127)

Allah SWT berfirman:

وَاصْبِرْ نَـفْسَكَ مَعَ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَدٰوةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَهٗ وَلَا تَعْدُ عَيْنٰكَ عَنْهُمْ ۚ تُرِيْدُ زِيْنَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۚ وَ لَا تُطِعْ مَنْ اَغْفَلْنَا قَلْبَهٗ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوٰٮهُ وَكَانَ اَمْرُهٗ فُرُطًا

“Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginannya dan keadaannya sudah melewati batas.” (QS. Al-Kahf: Ayat 28)

BACA JUGA: Ayat Penenang Hati yang Letih

3. Kedengkian terhadap orang-orang mukmin.

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ جَآءُوْ مِنْۢ بَعْدِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَـنَا وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَاۤ اِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh, Engkau Maha Penyantun, Maha Penyayang.”” (QS. Al-Hasyr: Ayat 10) []

USTADZ FARID AHMAD OKBAH

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Syarat-syarat Pokok Sembelihan yang Halal dalam Islam

Kajian

Tata Cara Sunnah dalam Menyembelih Hewan Kurban

Kajian

Usia Hewan Kurban

Kajian

Hukum Hewan Sembelihan yang Diwakilkan untuk Mayit

Leave a Reply