Di awal kehidupan, setiap orang hidup bersama kedua orang tuanya.
🍂Saat itu ia mengira bahwa dirinya tak akan mampu berpisah dan hidup tanpa mereka kedua orang tuanya. Namun akhirnya, keduanya pun meninggal.
🍃Lalu kemudian ia hidup bersama saudara-saudaranya.
🍂Ia pun mengira bahwa dirinya tak mampu berpisah dengan mereka.
🍃Tapi akhirnya mereka menikah dan hidup bersama dengan keluarganya masing-masing.
🍃Dirinya pun demikian, Ia menikah dan dianugerahi putra dan putri. Ia dahulu jg berpikir bahwa ia tak mampu berpisah dengan anak-anaknya.
🍂Tapi akhirnya mereka menikah dan menjadi sebuah keluarga lalu menjalani kehidupan masing-masing.
🍃Dan pada akhirnya kita pahami, bahwa tiada satupun yang tersisa menemani kehidupan seorang insan kecuali Rabbnya.
🍃Demikianlah pada akhirnya semua akan meninggalkan kita, kecuali Allah ﷻ.
🍃Setiap hubungan apapun akan terputus kecuali hubungan dengan Rabb alam semesta.
🍃Maka karena itu sudah sepantasnya bagi seorang hamba untuk terus senantiasa mengingat Allah, dan mencintai Allah melebih apapun termasuk anak istri suami dan ayah ibunya.
*”💎Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA”. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. *
(At-Taubah 9: 24) []
✍️ Habibie Quote
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


