Saudaraku,
Rezeki , maut, jodoh sudah ditetapkan oleh Allah jauh sebelum manusia diciptakan.
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
كَتَبَ اللهُ مَقَادِيْرُ الخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ
.“Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim)
BACA JUGA: Saudaraku, Jika Engkau Berbuat Dosa
Saudaraku,
Usaha dan kerja ataupun jabatan serta kecerdasan bukanlah sebab bagi datangnya rezeki. Rezeki tidak berada di tangan manusia.
Allahlah yang menentukan rezeki itu datang kepada manusia dan Dia memberinya kepada manusia menurut kehendak-Nya.
Saudaraku,
Lalu, kalo rezeki udah diatur, kenapa kita harus ikhtiar?
Kenapa harus kerja?
Yaa, karena Allah yang minta… Allah yang memerintah…
Bekerja dan berusahalah bukan untuk sekedar memenuhi/mengejar rezeki karena bukan untuk itu kita bekerja.
Saudaraku,
Kita bekerja dan berusaha hanya semata-mata melaksanakan perintah-Nya, hanya semata-mata untuk beribadah kepada-Nya.
Usaha (ikhtiar) wajib dilakukan berdasarkan perintah syari’at, sementara hasil dari ikhtiar itu sudah ditentukan oleh Allah Subhanahu wata’alaa.
Saudaraku,
Mungkin saja usaha/ikhtiar itu berhasil dan menjadi penyebab bagi kesuksesan seseorang, tetapi bisa jadi ikhtiar itu juga gagal dan/atau belum berhasil. Hanya Allah lah yang mengetahuinya
Firman Allah Ta’ala :
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS Al-Jum’ah : 9 – 10)
BACA JUGA: Saudaraku, Saat Kamu Merasa Berat Membaca Al-Quran
“Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS At-Taubah : 105)
Saudaraku,
Jadi, jangan gagal fokus ya…
Kita bekerja bukan untuk mendapatkan rezeki sebanyak-banyaknya.
Tapi kita bekerja karena itu amal sholeh. Dan amal sholeh lah akan menjadi bekal kita di akhirat. Maka bijaklah memilih pekerjaan! []
SUMBER: AL-KHANSA SOEPOMO
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


